
Franco Baresi, legenda AC Milan dan timnas Italia, meninggal dunia pada usia 66 tahun setelah mengukir sejarah besar bersama Rossoneri. (AC Milan)
JawaPos.com - Franco Baresi, legenda AC Milan dan timnas Italia, meninggal dunia pada usia 66 tahun. Kabar duka tersebut diumumkan AC Milan pada Jumat (31/7), membuat dunia sepak bola kehilangan salah satu bek tengah terbaik sepanjang masa yang menghabiskan seluruh karirnya bersama Rossoneri.
Kepergian Franco Baresi menjadi pukulan besar bagi AC Milan dan para penggemar sepak bola Italia dan di seluruh dunia. Sosok yang dikenal sebagai kapten sejati itu meninggalkan warisan besar melalui loyalitas, kepemimpinan, dan prestasi yang sulit disamai.
AC Milan langsung menyampaikan rasa kehilangan mendalam setelah kabar wafatnya Franco Baresi. Klub menyebut mantan pemain bernomor punggung 6 tersebut sebagai bagian penting dari sejarah panjang Rossoneri.
"Seluruh sejarah AC Milan menangis atas kepergian Franco Baresi. Keteladanan dan integritasnya akan selamanya terukir dalam DNA klub, sama seperti nomor punggung 6 ikonik miliknya," tulis AC Milan melalui pernyataan resmi.
"Belasungkawa yang disampaikan AC Milan kepada keluarga Franco Baresi di masa yang sangat sulit ini juga dirasakan oleh setiap Rossonero, yang menganggap kehilangan ini sebagai kehilangan mereka sendiri," lanjut pernyataan tersebut.
Franco Baresi merupakan salah satu pemain paling loyal dalam sejarah AC Milan karena tidak pernah memperkuat klub lain sepanjang karir profesionalnya. Dia membela Rossoneri selama 20 tahun dan menjadi simbol kejayaan klub pada era 1980-an hingga 1990-an.
Selama memperkuat AC Milan, Baresi tampil sebagai pemimpin di lini belakang dan dipercaya mengenakan ban kapten selama 15 musim. Kemampuannya membaca permainan, melakukan intersep, serta mengatur pertahanan membuatnya dianggap sebagai salah satu bek tengah paling komplet dalam sejarah sepak bola.
Bersama AC Milan, Franco Baresi mengoleksi berbagai gelar bergengsi. Dia membantu klub meraih enam trofi Serie A dan tiga gelar Piala Champions Eropa, sebuah pencapaian yang memperkuat statusnya sebagai legenda terbesar Rossoneri.
Nomor punggung 6 milik Baresi juga menjadi simbol penghormatan bagi AC Milan. Klub kemudian mengabadikan nomor tersebut sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi luar biasanya selama dua dekade berseragam merah hitam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022