Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 00.26 WIB

Pernyataan Keras FIFA: 'Nobody Is Selling Football' di Tengah Ancaman Boikot! 

Presiden FIFA Gianni Infantino menghadapi sorotan setelah rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise memicu penolakan dari berbagai konfederasi. (Instagram @gianni_infantino) - Image

Presiden FIFA Gianni Infantino menghadapi sorotan setelah rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise memicu penolakan dari berbagai konfederasi. (Instagram @gianni_infantino)

JawaPos.com — FIFA menegaskan tidak ada upaya menjual sepak bola setelah rencana menghadirkan investasi swasta dalam proyek FIFA Forward Enterprise (FFE) memicu penolakan dari berbagai konfederasi.

Pernyataan resmi FIFA muncul usai UEFA, Concacaf, dan AFC menyuarakan kekhawatiran terhadap rencana komersialisasi senilai USD 20 miliar yang dinilai mengancam tata kelola sepak bola global.

Apa alasan FIFA membela rencana FIFA Forward Enterprise?

FIFA menyebut rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) bukan bentuk penjualan sepak bola, melainkan langkah pengembangan komersial yang masih membutuhkan persetujuan seluruh anggota.

Federasi sepak bola dunia itu menilai pemberitaan media menjadi pemicu munculnya reaksi keras sebelum proses konsultasi berjalan secara menyeluruh.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip ESPN, FIFA memastikan keputusan akhir akan ditentukan melalui pemungutan suara terbuka dan demokratis dari 211 asosiasi anggota. FIFA juga menyatakan jika mayoritas anggota menolak gagasan tersebut, seluruh aktivitas komersial akan tetap berjalan seperti sebelumnya dan proyek FFE otomatis dibatalkan.

Kontroversi bermula dari rencana FIFA memisahkan operasional komersial ke dalam entitas baru bernama FIFA Forward Enterprise. Proyek tersebut dikembangkan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino dengan opsi menjual hingga 20 persen saham kepada investor swasta.

Nilai perusahaan baru itu diperkirakan mencapai USD 20 miliar dengan salah satu calon investor berasal dari perusahaan investasi asal New York yang didirikan Joshua Kushner, saudara Jared Kushner.

Rencana masuknya modal privat inilah yang kemudian menimbulkan perdebatan besar di berbagai wilayah sepak bola dunia.

Mengapa UEFA mengancam boikot kompetisi FIFA?

UEFA menjadi pihak paling keras menentang rencana tersebut setelah menggelar pertemuan darurat bersama 55 anggota. Konfederasi sepak bola Eropa itu menyatakan siap memboikot seluruh kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia mendatang, jika rencana investasi swasta tidak dihentikan.

"Ada hal-hal yang memang terlalu penting untuk dijual," menjadi pesan UEFA dalam pernyataannya yang dikutip The Guardian.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore