
Presiden FIFA Gianni Infantino menghadapi sorotan setelah rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise memicu penolakan dari berbagai konfederasi. (Instagram @gianni_infantino)
JawaPos.com — FIFA menegaskan tidak ada upaya menjual sepak bola setelah rencana menghadirkan investasi swasta dalam proyek FIFA Forward Enterprise (FFE) memicu penolakan dari berbagai konfederasi.
Pernyataan resmi FIFA muncul usai UEFA, Concacaf, dan AFC menyuarakan kekhawatiran terhadap rencana komersialisasi senilai USD 20 miliar yang dinilai mengancam tata kelola sepak bola global.
Baca Juga:Bikin Bangga! Ungguli Tuan Rumah, Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship di Malaysia
FIFA menyebut rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) bukan bentuk penjualan sepak bola, melainkan langkah pengembangan komersial yang masih membutuhkan persetujuan seluruh anggota.
Federasi sepak bola dunia itu menilai pemberitaan media menjadi pemicu munculnya reaksi keras sebelum proses konsultasi berjalan secara menyeluruh.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip ESPN, FIFA memastikan keputusan akhir akan ditentukan melalui pemungutan suara terbuka dan demokratis dari 211 asosiasi anggota. FIFA juga menyatakan jika mayoritas anggota menolak gagasan tersebut, seluruh aktivitas komersial akan tetap berjalan seperti sebelumnya dan proyek FFE otomatis dibatalkan.
Kontroversi bermula dari rencana FIFA memisahkan operasional komersial ke dalam entitas baru bernama FIFA Forward Enterprise. Proyek tersebut dikembangkan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino dengan opsi menjual hingga 20 persen saham kepada investor swasta.
Nilai perusahaan baru itu diperkirakan mencapai USD 20 miliar dengan salah satu calon investor berasal dari perusahaan investasi asal New York yang didirikan Joshua Kushner, saudara Jared Kushner.
Rencana masuknya modal privat inilah yang kemudian menimbulkan perdebatan besar di berbagai wilayah sepak bola dunia.
UEFA menjadi pihak paling keras menentang rencana tersebut setelah menggelar pertemuan darurat bersama 55 anggota. Konfederasi sepak bola Eropa itu menyatakan siap memboikot seluruh kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia mendatang, jika rencana investasi swasta tidak dihentikan.
"Ada hal-hal yang memang terlalu penting untuk dijual," menjadi pesan UEFA dalam pernyataannya yang dikutip The Guardian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022