Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 17.57 WIB

Presiden FIFA Gianni Infantino Batalkan Proposal Penjualan Saham Piala Dunia

Gianni Infantino serang balik para pengkritik Piala Dunia 2026. (@gianni_infantino/Instagram). - Image

Gianni Infantino serang balik para pengkritik Piala Dunia 2026. (@gianni_infantino/Instagram).

JawaPos.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, membatalkan ide proposal penjualan saham Piala Dunia melalui anak perusahaan baru FIFA Forward Enterprise (FFE). Keputusan ini diambil setelah mendengarkan pandangan dari berbagai pihak.

Akhir-akhir ini, FIFA, di bawah kendali Infantino sedang menjadi sorotan tajam. Itu semua karena munculnya ide proposal pembentukan FFE, yang nantinya perusahaan tersebut akan menjual saham minoritas komersial Piala Dunia kepada pihak investor.

Ide proposal tersebut mendapat penolakan keras dari berbagai asosiasi anggota FIFA karena dianggap ‘menjual jiwa sepak bola’ demi keuntungan komersial semata. UEFA, CONCACAF, hingga AFC pun menolak rencana proposal yang digodok oleh Infantino tersebut.

Infantino menjelaskan, FFE sejatinya dirancang untuk memperkuat perkembangan sepak bola dunia. Utamanya kepada negara-negara berkembang, seperti Indonesia. Karena jika proposal tersebut disetujui, FIFA akan mengucurkan bantuan dana senilai USD 40 juta (sekitar Rp720 miliar) untuk pengembangan sepak bola di negara tersebut.

“Proyek FIFA Forward Enterprise pada awalnya dirancang sebagai landasan untuk semakin memperkuat Asosiasi Anggota FIFA dan perkembangan sepak bola di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang paling membutuhkan dukungan,” tulis Infantino dalam unggahan insta story akun instagramnya, Sabtu (1/8/2026).

Proposal pembuatan FFE hanya akan dilanjut jika mayoritas asosiasi anggota FIFA menyatakan setuju. Namun setelah mendengarkan pernyataan dari berbagai pihak, Infantino menilai kalau ide ini justru berpotensi menimbulkan perpecahan dari negara-negara anggota FIFA.

“Sejak awal pula kami telah menegaskan bahwa hal ini hanya akan dilakukan apabila mendapat dukungan mayoritas Asosiasi Anggota FIFA serta selalu melalui proses konsultasi dengan mereka, Dewan FIFA, konfederasi, dan para pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.

“Setelah mendengarkan dengan saksama berbagai pandangan yang disampaikan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan yang, terlepas dari seberapa besar tingkat dukungannya, tidak lagi sejalan dengan tujuan yang sejak awal ingin kami capai,” lanjutnya.

Maka dari itu, Infantino, tidak akan melanjutkan proposal ide menjual saham Piala Dunia. Sebab, FIFA, kata dia, tak ingin perpecahan terjadi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore