
Ernst Happel sempat menukangi Timnas Belanda 1978 yang kini diteruskan Xavi Hernandez sebagai pelatih asing. (Fotocollectie Anefo/Wiki Commons)
JawaPos.com — Xavi Hernandez resmi menjadi pelatih kepala Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030, meneruskan kembali jejak pelatih asing yang terakhir kali ditempati Ernst Happel pada 1978.
Pelatih asal Spanyol berusia 46 tahun itu menggantikan Ronald Koeman dan membawa filosofi sepak bola menyerang berbasis penguasaan bola yang punya keterkaitan kuat dengan tradisi sepak bola Belanda.
Nama Ernst Happel kembali menarik perhatian setelah Xavi Hernandez ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Belanda.
Happel menjadi sosok penting dalam sejarah Oranje pada 1978, ketika pendekatan taktiknya membantu membentuk tim dengan pertahanan terorganisasi, kontrol tempo, disiplin, serta kemampuan memaksimalkan kualitas setiap pemain.
Happel dikenal sebagai pelatih yang sangat memperhatikan detail dan punya tuntutan tinggi kepada pemain. Metodenya mampu menggabungkan disiplin taktik dengan kreativitas alami skuad Belanda sehingga tim tampil sebagai unit yang kuat, bukan sekadar kumpulan pemain berbakat.
Skuad Belanda 1978 juga tetap lekat dengan filosofi Total Football yang mengedepankan pergerakan dinamis, pertukaran posisi, umpan cepat, dan pergerakan tanpa bola.
Filosofi tersebut membuat setiap pemain dituntut memahami berbagai posisi sehingga lawan kesulitan membaca arah serangan mereka.
Happel memiliki materi pemain berkualitas untuk menjalankan gagasan tersebut, salah satunya kapten Ruud Krol.
Bek tengah itu digambarkan sebagai pemimpin lini belakang yang tenang, kuat dalam bertahan, serta mampu mengorganisasi pertahanan sekaligus menempatkan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi.
Nama Johan Cruyff memang tidak masuk skuad Belanda pada Piala Dunia 1978 karena sudah pensiun dari sepak bola internasional, tetapi pengaruhnya terhadap gaya bermain Oranje tetap terasa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022