Pemain Manchester United Matheus Cunha. (Instagram/@cunha)
JawaPos.com - Manchester United menutup rangkaian pramusim mereka dengan hasil mengecewakan setelah takluk 2-4 dari AC Milan di Polandia.
Setan Merah sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik. Harry Maguire membawa United unggul hanya dua menit setelah pertandingan dimulai, sebelum Patrick Dorgu kembali mencetak gol untuk membuat tim asuhan Michael Carrick memimpin 2-1.
Namun, keunggulan tersebut akhirnya runtuh pada 35 menit terakhir. Milan mencetak tiga gol dan mengubah pertandingan menjadi kemenangan meyakinkan.
Melansir The Peoples Person, di tengah penampilan buruk sejumlah pemain United, salah satu yang mendapat sorotan adalah Matheus Cunha.
Cunha menjalani pertandingan keduanya di pramusim sekaligus menjadi penampilan pertamanya sebagai starter. Setelah tampil impresif pada paruh kedua musim lalu, ekspektasi terhadap penyerang asal Brasil tersebut cukup tinggi.
Sayangnya, ia gagal menunjukkan pengaruh yang diharapkan ketika dipercaya bermain sebagai penyerang tengah.
Cunha bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan. Secara keseluruhan, ia hanya menyentuh bola 13 kali dan tidak menghasilkan satu pun umpan kunci.
Dari enam umpan yang dilepaskannya kepada rekan setim, Cunha mencatat tingkat keberhasilan 75 persen. Kontribusinya dalam duel juga relatif terbatas. Ia memenangkan satu-satunya tekel yang dilakukan serta dua dari empat duel yang diikutinya.
Setelah 61 menit bermain, Cunha akhirnya ditarik keluar dan digantikan Bryan Mbeumo ketika skor masih imbang 2-2.
Meski statistiknya terlihat kurang mengesankan, ada konteks yang perlu diperhatikan.
Pertandingan melawan Milan baru menjadi laga pramusim kedua Cunha, sehingga wajar jika sang penyerang masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan kembali ritme pertandingan.
Cunha diperkirakan menjadi salah satu pemain penting United musim ini. Performa impresifnya pada paruh kedua musim sebelumnya membuatnya mendapat kepercayaan besar untuk menjadi bagian utama dari lini depan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022