Federico Valverde memang menyandang ban kapten baru Real Madrid, tetapi posisinya di starting XI Jose Mourinho belum aman. Ia harus bersaing dengan Aurelien Tchouameni untuk satu tempat di lini tengah. (Instagram/@realmadrid)
JawaPos.com - Federico Valverde memasuki musim baru dengan status spesial sebagai kapten Real Madrid. Namun, ban kapten ternyata tidak otomatis membuatnya mendapatkan tempat di susunan pemain utama Jose Mourinho.
Justru, lini tengah menjadi salah satu area dengan persaingan paling menarik di skuad Los Blancos.
Mourinho diperkirakan akan menggunakan dua gelandang bertahan dalam sistemnya. Kedatangan Bernardo Silva membuat salah satu posisi tersebut hampir pasti menjadi milik pemain asal Portugal itu, sehingga Valverde dan Aurelien Tchouameni harus berebut satu tempat tersisa.
Kegagalan Madrid mendatangkan Rodri membuat Mourinho harus mencari alternatif untuk mengatur permainan dari lini tengah.
Pilihan akhirnya jatuh kepada Bernardo Silva. Pemain asal Portugal itu menawarkan kemampuan mengontrol tempo, menjaga penguasaan bola, sekaligus membantu proses membangun serangan. Karakter tersebut membuatnya sangat cocok dengan kebutuhan Mourinho.
Jika Bernardo benar-benar menjadi bagian penting dari rencana sang pelatih, maka persaingan utama tinggal antara Valverde dan Tchouameni. Dengan kata lain, hanya satu dari dua pemain tersebut yang kemungkinan menjadi starter.
Melansir MARCA, Valverde dan Tchouameni sebenarnya memiliki profil yang berbeda.
Valverde mengandalkan stamina, intensitas, kecepatan, dan kemampuan menjangkau area lapangan yang luas. Ia bisa membawa bola melewati tekanan lawan, membantu serangan, sekaligus turun untuk memberikan dukungan defensif.
Tchouameni menawarkan sesuatu yang sedikit berbeda. Gelandang asal Prancis itu memiliki karakter gelandang bertahan yang lebih natural. Ia mampu menjaga posisi, memenangkan duel, memotong serangan lawan dan memberikan perlindungan di depan lini pertahanan.
Dalam struktur Mourinho, karakter tersebut bisa menjadi keuntungan besar. Jika Bernardo diberikan kebebasan untuk mengontrol permainan, Mourinho membutuhkan pemain di belakangnya yang mampu menjaga keseimbangan. Dalam konteks tersebut, Tchouameni terlihat sangat cocok.
Untuk sementara, Valverde justru memiliki keuntungan. Ia termasuk pemain yang lebih cepat kembali setelah Piala Dunia dan sudah tampil dalam seluruh pertandingan pramusim Madrid. Performanya juga disebut memberikan kesan positif kepada Mourinho.
Situasinya berbeda dengan Tchouameni. Gelandang Prancis tersebut belum mendapatkan menit bermain dalam pertandingan pramusim Madrid, sehingga ia memasuki awal musim dengan kondisi ritme pertandingan yang belum ideal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
