Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2026 | 14.20 WIB

Gol Rubin Colwill Gagalkan Kemenangan Wrexham, Phil Parkinson Pertanyakan Tambahan Waktu

Wrexham harus rela bermain imbang lawan Cardiff City di Championship. (@wrexham_afc/Instagram). - Image

Wrexham harus rela bermain imbang lawan Cardiff City di Championship. (@wrexham_afc/Instagram).

JawaPos.com - Pelatih Wrexham Phil Parkinson mempertanyakan keputusan wasit Andrew Kitchen yang memberi waktu tambahan dalam pertandingan Championship melawan Cardiff City pada Selasa (18/8).

Wrexham yang sempat unggul hingga penghujung laga harus puas bermain imbang 1-1 setelah Rubin Colwill mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit-menit akhir.

Parkinson menilai pertandingan seharusnya hanya mendapatkan tambahan waktu sekitar empat menit. Menurut Parkinson, tidak ada insiden berarti pada babak kedua yang membuat waktu pertandingan harus diperpanjang hingga enam menit. Kemudian, tambahan waktu dua menit kembali diberikan setelah George Dobson melakukan pelanggaran terhadap Joel Colwill di dekat kotak penalti sehingga membuat total waktu tambahan menjadi 90+8.

“Sejujurnya, Saya tidak tahu dari mana wasit mendapatkan enam menit. Menurut saya, waktunya lebih seperti empat menit. Saya rasa tidak ada cedera pada babak kedua dan saya pikir pekerjaan kami sudah selesai,” ujar Parkinson. Keputusan itu terbukti krusial bagi Wrexham. Dua menit setelah pelanggaran Dobson, Rubin Colwill melepaskan tendangan bebas keras yang melambung melewati pagar betis Wrexham dan tidak mampu dihentikan kiper Anthony Patterson.

Gol itu menggagalkan kemenangan Wrexham yang sebenarnya tampil dominan sepanjang laga. Tim tamu bahkan sudah membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan tiga menit melalui Kieffer Moore. Moore yang pernah memperkuat Cardiff, kembali menjadi mimpi buruk bagi mantan klubnya dengan mencetak gol ketujuh dalam kariernya menghadapi Cardiff. Sang penyerang juga hampir menggandakan keunggulan Wrexham tetapi sundulannya hanya menyentuh bagian atas mistar gawang.

Wrexham kembali memperoleh sejumlah peluang pada babak kedua. Salah satunya melalui Callum Doyle yang melepaskan tembakan keras, tetapi bola hanya membentur tiang gawang. Doyle juga kembali memiliki peluang untuk mencetak gol, tetapi upayanya berhasil digagalkan kiper Cardiff, Nathan Trott.

“Kami memiliki cukup banyak peluang untuk mengakhiri pertandingan. Seharusnya kami sudah unggul jauh,” kata Parkinson. Meski kecewa dengan hasil akhir, Parkinson tetap memberikan apresiasi terhadap performa anak asuhnya. Parkinson menilai Wrexham mampu menunjukkan kualitas permainan yang tinggi, terutama dalam situasi menyerang, sekaligus tetap tenang menghadapi atmosfer pertandingan yang intens di markas Cardiff.

“Beberapa permainan menyerang kami berada pada level yang sangat tinggi dan dalam banyak hal saya senang dengan penampilan kami. Namun, tentu saja ketika Anda kebobolan pada akhir pertandingan, itu menyakitkan,” tuturnya.

Parkinson mengakui Cardiff mulai meningkatkan tekanan dengan mengirim lebih banyak bola ke dalam kotak penalti pada fase akhir pertandingan. Wrexham mampu meredam sebagian besar tekanan itu, tetapi gagal memaksimalkan peluang lewat serangan balik.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore