
Bernardo Silva saat bermain untuk Real Madrid. (Dok. Bernardo Silva)
JawaPos.com - Bernardo Silva mengenang kembali saat dia menjadi rekan setim Kylian Mbappe yang kini terulang lagi di Real Madrid. Hal tersebut diungkapkannya setelah acara penyambutannya sebagai pemain baru di Ciudad Real Madrid.
Bermain di Real Madrid membuatnya bereuni dengan Kylian Mbappe. Mereka pernah menjadi rekan setim saat membela AS Monaco dari 2015 hingga 2017.
Bernardo Silva mengaku memiliki hubungan yang kuat dengan Kylian Mbappe sebagai rekan setim. Mereka juga telah beberapa kali menjadi lawan di level klub dan tim nasional.
"Kami bermain bersama selama dua tahun di Monaco. Dia masih sangat muda, 17 atau 18 tahun. Saya juga masih sangat muda. Kami memiliki hubungan yang sangat kuat sebagai rekan satu tim. Sejak itu, kami telah beberapa kali saling berhadapan; melawan Paris, melawan Prancis, dan melawan Madrid," kata Bernardo Silva yang dikutip laman resmi Real Madrid, Kamis (20/8).
Setelah sekian lama, gelandang timnas Portugal tersebut merasa senang bisa bermain lagi bersama Mbappe. Bagi Silva, kapten timnas Prancis tersebut merupakan pemain yang haus gol.
"Sekarang saya sangat senang bisa bersamanya lagi dan mencoba membangun kembali hubungan itu. Kylian adalah pemain unik yang dapat memenangkan pertandingan sendirian, memberikan banyak gol, dan menciptakan banyak peluang di setiap pertandingan. Kami akan bekerja untuk membangun kembali hubungan itu dan membawa kebahagiaan bersama bagi Real Madrid," lanjut Bernardo.
Kerja sama Bernardo Silva dan Mbappe menghasilkan gelar Liga Prancis bagi AS Monaco musim 2016/2017. Gelar tersebut merupakan gelar yang ditunggu setelah musim 1999/2000.
Di sisi lain, Bernardo Silva mulai fokus untuk laga pertama Real Madrid di Liga Spanyol melawan Espanyol pada 23 Agustus. Gelandang 32 tahun tersebut ingin membawa tim barunya itu meraih kemenangan.
"Saya berharap bisa menang. Kita perlu fokus pada setiap pertandingan. Setiap poin penting. LaLiga adalah kompetisi di mana Anda tidak boleh kehilangan banyak poin jika ingin menjadi juara. Kita harus memberikan bobot yang sama pada poin di pertandingan yang mungkin dianggap kurang penting oleh orang lain seperti halnya pada pertandingan besar. Kami akan mencoba memulai dengan kuat, dengan kemenangan dan tiga poin," pungkas Bernardo Silva.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022