
Pemain PSG, Ferran Torres. (Dok. Instagram/@ferrantorres)
JawaPos.com – Musim ini Paris Saint-Germain (PSG) bisa mengikuti jejak Real Madrid menjuarai Liga Champions untuk kali ketiga secara beruntun. Tetapi, setelah pengundian fase league di Grimaldi Forum, Monako, yang berakhir kemarin (28/8) dini, jalan PSG bakal terjal.
Penguasa Ligue 1 (14 gelar) tersebut langsung menghadapi dua lawan tangguh, FC Barcelona dan Manchester City, di dua laga awal fase league. PSG diproyeksikan menjamu Barca di Parc des Princes, Paris, antara 8–10 September, lalu tandang ke kandang City, Stadion Etihad di Manchester, antara 13-14 Oktober.
Baca Juga:Hasil AC Milan vs Venezia: Gol Perdana Goncalo Ramos Bawa Rossoneri Menang 2-0 di San Siro
Lawan lain seperti Aston Villa, AS Roma, dan Galatasaray juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Dua musim sebelumnya, PSG mengawali fase league bukan dengan lawan klub yang pernah juara liga elite Eropa. Sebut saja lawan Girona FC dua musim lalu dan bersua Atalanta BC musim lalu.
Presiden PSG Nasser Al Khelaifi pun memilih tidak berkoar tentang misi hat-trick juara klubnya. ”Memenangi Liga Champions dalam tiga edisi berturut-turut? Masih terlalu dini membahasnya. Musim baru dimulai,” ucapnya seperti dilansir dari Les Titis Du PSG.
”Kami harus berpikir selangkah demi selangkah, laga per laga. Di posisi saat ini, yang terpenting bagi kami adalah tetap bekerja. Sejarah memang ingin kami pecahkan, tetapi pelan-pelan,” sambungnya.
Setali tiga uang dengan PSG, Barca juga menjalani dua big match dalam dua matchday pertama fase league. Selain bertemu PSG, Barca meladeni City. Dua laga yang penting untuk dua pemain, Rodri dan Ferran Torres.
Ferran yang baru angkat kaki dari Ciutat Esportiva Joan Gamper –kamp latihan Barca– harus sudah menghadapi mantan rekan seklubnya itu di Paris. Sementara Barca juga bakal mengantarkan Rodri pulang untuk kali pertama ke Etihad Stadium, Manchester, setelah pergi bulan ini.
Kemarin Rodri menjalani debut bersama Barca saat mengalahkan Athletic Bilbao 2-0 dalam jornada kedua LALIGA di Camp Nou. ”Penting bagiku untuk menyamakan ritme permainan dan beradaptasi dengan tim hebat ini. Perasaan yang baik dalam beberapa menit pertama,” kata kapten timnas Spanyol saat memenangkan Piala Dunia 2026 itu kepada Mundo Deportivo.
Rodri juga merefleksikan kepindahannya dari City ke Barca yang menyita waktu dan pikirannya. ”Semua terasa panjang, lebih panjang dari biasanya. Aku minim waktu latihan. Menit-menit sekarang penting untuk mendapatkan ritme. Kini, saatnya bekerja,” tutur peraih Ballon d’Or 2024 tersebut.
Baca Juga:Sapu Bersih Dua Laga Awal, Hansi Flick Tegaskan Barcelona Masih Harus Berkembang
Liga Champions musim ini bisa jadi pembuktian Jose Mourinho bisa membawa Real Madrid kembali berjaya. Pada periode pertama bersama Real (2010–2013), Mourinho paling mentok sampai semifinal. Musim ini, pelatih berjuluk The Special One itu dikepung dua mantan klub asuhannya, masing-masing Inter Milan dan AS Roma.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
