
Inter Milan menghadapi Napoli di giornata ketiga Serie A. Chivu menolak dejavu kekalahan dari Allegri dan duel KDB-Calhanoglu dinanti. (Dok. Inter)
JawaPos.com – Cristian Chivu sukses memenangkan scudetto Serie A untuk Inter Milan musim lalu. Akan tetapi, Massimiliano Allegri merusak statistik Chivu di Inter saat itu. Allegri mampu dua kali mengalahkan Chivu dalam Derby della Madonnina. Allegri adalah allenatore AC Milan.
Malam nanti (5/9), Allegri kembali mendatangi Chivu. Namun, Allegri tidak datang ke Stadio Giuseppe Meazza, Milan, bersama AC Milan, melainkan dengan SSC Napoli dalam laga pada giornata ketiga (siaran langsung Vidio pukul 23.00 WIB). Chivu pun menolak dejavu. Meski, bukan Allegri yang dikhawatirkannya.
”Aku lebih memikirkan Napoli sebagai sebuah tim,” ucap Chivu kepada Sky Sport Italia.
Padahal, dibandingkan Inter yang sukses menyapu bersih dua giornata awal, performa Napoli asuhan Allegri belum stabil. Giovanni Di Lorenzo dkk telah menelan satu kekalahan dengan dipermalukan Como 1907 pekan lalu (31/8). Hanya, mantan bek kiri Napoli Faouzi Ghoulam menilai, mentalitas Allegri hanya menunggu waktu bisa ditularkan ke penggawa Napoli musim ini.
”Napoli akan berubah dari pemenang seperti dalam era (Antonio) Conte ke pemenang era Allegri. Hasil (positif) di atas lapangan tentu membutuhkan waktu,” tutur Ghoulam, 35 tahun, yang kini memperkuat klub kasta ketiga Turki, Hatayspor, kepada Radio Kiss Kiss Napoli.
Gelandang serang Kevin De Bruyne (KDB) belum mendapatkan kesempatan main starter dari Allegri dalam dua laga Napoli di Serie A musim ini. KDB selalu turun di pertengahan laga, termasuk saat mencetak satu gol dan satu umpan gol melawan Genoa CFC pada giornata pertama (23/8).
Cedera yang dialami Scott McTominay membuka peluang KDB main sejak menit pertama dan unjuk gigi di depan Allegri. Head-to-head dengan gelandang jangkar Hakan Calhanoglu paling ditunggu-tunggu. Calha –sapaan akrab Calhanoglu– sedang on fire musim ini dengan dua gol dalam dua giornata.
”Jika dia (KDB) ada di setiap laga, aku pasti akan mencetak lebih banyak gol. Dia tetap yang terbaik (untuk urusan umpan gol, Red) di usianya (35 tahun, Red),” kata striker Napoli Rasmus Hojlund dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport.
Baca Juga:Prediksi Susunan Pemain Borneo FC vs Persija Jakarta: Shin Tae-yong Waspada, Bidik Awal Manis
Di sisi lain, laga kontra Napoli akan menjadi laga pertama Inter setelah ditinggal Direktur Olahraga Piero Ausilio. Dia pergi dari Inter setelah hampir tiga dekade mendampingi klub berjuluk Nerazzurri tersebut. Ausilio jadi otak di balik sukses klub milik Oaktree Capital Management itu memenangi empat scudetto Serie A sejak 2010.
Dario Baccin telah ditunjuk untuk memegang tongkat estafet dari Ausilio. Sebelumnya, Baccin memang menjadi deputi Ausilio. Menurut Calciomercatoweb, tidak adanya kesepakatan dalam negosiasi ekstensi kontrak jadi alasan Ausilio angkat kaki dari Inter.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022