
Aksi Manuel Locatelli saat laga kemenangan Juventus melawan Galatasaray. Juventus dan NEC Nijmegen sama-sama datang setelah menelan kekalahan. Keduanya mengincar kebangkitan pada matchday pertama Liga Europa. (Dok. Juventus)
JawaPos.com - Raksasa Italia, Juventus, akan menjamu tim Belanda, Nijmegen (NEC), di matchday pertama Liga Europa, dini hari nanti. Kedua klub sama-sama sedang terluka dan bertekad menebusnya di Allianz Stadium.
Juventus menelan kekalahan dramatis saat mengunjungi markas Sassuolo pada pekan keempat Serie A Italia akhir pekan lalu. Vasilije Adzic yang dipinjam Sassuolo dari Juventus memastikan kemenangan 3-2 tuan rumah lewat tendangan terakhir di penghujung laga.
Pelatih Juventus Luciano Spalletti menyebut kekalahan itu tak lepas dari besarnya hasrat mereka untuk memenangkan pertandingan. Sayangnya, saat seluruh pemain Juventus naik menyerang, mereka jebol dari serangan balik.
Meski kecewa, Luciano Spalletti mengatakan kekalahan itu mengirim pesan positif soal tekad mereka meraih kemenangan. Dia berharap anak asuhnya segera bangkit saat memulai kiprah di kompetisi kelas dua Eropa ini.
"Kita harus melihat sisi positif dari tekad untuk menang dengan segala cara; menurut saya, mereka sudah menciptakan situasi yang memungkinkan untuk membalikkan keadaan dan meraih tiga poin," katanya, dikutip dari Football Italia.
Kendati memuji tekad timnya, Spalletti mengakui bahwa mereka memang perlu berbenah di lini tertentu.
"Kami kurang agresif dan garis pertahanan kami terlalu tinggi, sehingga menyisakan ruang-ruang kosong. Ini jelas merupakan hal yang perlu kami perbaiki," jelas Spalletti.
NEC tak kalah tragis. Mereka menelan kekalahan telak 0-3 yang menyakitkan melawan tim promosi SC Cambuur. Hasil itu mempertegas performa mereka di kompetisi domestik yang naik-turun dan sama sekali bukan modal bagus menjelang kunjungan ke markas Si Nyonya Tua.
"Hal yang paling parah adalah tidak adanya intensitas maupun hasrat untuk menang. Jika hal itu tidak ada, segalanya menjadi sulit dan penampilan tim pun jadi buruk. Kami benar-benar harus memperbaikinya," ujar Pelatih NEC Dick Schreuder di Goal.
Gelandang veteran NEC Tjaronn Chery mengingatkan bahwa kekalahan memalukan itu adalah pelajaran penting jelang lawatan ke Italia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022