Alexander Isak belum dipastikan tampil menghadapi Manchester City. (Instagram/@alex_isak)
JawaPos.com - Pelatih Liverpool Andoni Iraola meragukan peluang Alexander Isak dan Cody Gakpo untuk tampil dalam laga melawan Manchester City pada Minggu (11/10).
Kedua penyerang itu masih menjalani pemulihan setelah mengalami cedera saat menjalani tugas internasional bersama tim nasional masing-masing.
Alexander Isak mengalami masalah pada paha saat memperkuat Swedia, sedangkan Cody Gakpo mengalami cedera pergelangan kaki ketika membela Belanda. Kondisi itu membuat Liverpool berpotensi kehilangan dua penyerang senior itu.
The Reds sebelumnya juga telah kehilangan Hugo Ekitike yang mengalami cedera Achilles dan harus menepi dalam waktu panjang. “Menurut saya, Alex Isak dan Cody Gakpo sama-sama harus meninggalkan tim nasional karena cedera,” kata Iraola kepada beIN SPORTS.
“Sekarang masalahnya adalah apakah mereka bisa pulih tepat waktu untuk membantu kami di pertandingan berikutnya atau tidak. Namun, saat ini mereka berdua masih cedera,” lanjut Iraola.
Pertandingan melawan Manchester City menjadi laga terbesar bagi Iraola sejak menangani Liverpool. Meski belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi dengan catatan empat kemenangan dan tiga hasil imbang, Liverpool dinilai masih belum menemukan performa terbaiknya.
“Kami memang belum terkalahkan, tetapi mereka [Manchester City] memenangkan semuanya, jadi itu membuat perbedaan besar di antara kedua tim. Saya pikir kami harus tampil sangat, sangat baik jika ingin mengalahkan City karena mereka sangat berbahaya dalam menyerang dan akhir-akhir ini mencetak banyak gol,” kata Iraola.
Iraola mengaku sejumlah pemain Manchester City memiliki kemampuan untuk memberikan ancaman besar. Namun, pelatih berusia 44 tahun itu menilai Liverpool mulai menunjukkan perkembangan dalam aspek pertahanan dan berharap timnya mampu meredam serangan lawan.
“Kami tahu nama-nama pemain yang sangat berbahaya. Namun, saya pikir kami juga telah menunjukkan perkembangan pertahanan yang baik akhir-akhir ini. Saya berharap kami bisa bertahan menghadapi ancaman mereka dan juga menyakiti mereka dari sisi lain,” tutur Iraola.
Jeda internasional juga dinilai tidak banyak membantu Iraola dalam membangun konsistensi permainan Liverpool. Sang pelatih tengah berusaha menerapkan pendekatan baru kepada skuad yang tampil di bawah ekspektasi pada musim sebelumnya.
Menurut Iraola, Liverpool ingin bermain lebih intens dan vertikal, tetapi tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Iraola mencontohkan hasil imbang 2-2 melawan Newcastle United sebagai salah satu laga yang menunjukkan masih adanya ruang untuk perbaikan. “Kami bermain bagus di Newcastle, tetapi mungkin kami kebobolan dua gol melalui transisi dan Anda ingin sedikit lebih mengontrol pertandingan,” ujar Iraola.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022