
Antonio Conte tanggapi rumor kariernya di Mancester United. (@SpursOfficial/X).
JawaPos.com - Antonio Conte membantah kabar yang menyebut dirinya tengah menjalani negosiasi lanjutan untuk menggantikan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United. Pelatih asal Italia itu juga menepis kabar yang menyebut dirinya meminta kendali penuh atas klub serta mengajukan tuntutan finansial tertentu.
Antonio Conte menegaskan bahwa hingga Jumat (23/10), belum ada pembicaraan dengan klub mana pun yang mencapai tahap lanjutan. Conte menyebut berbagai laporan mengenai persyaratan yang diajukannya sebagai informasi yang tidak berdasar.
Nama Conte mencuat sebagai kandidat pengganti Michael Carrick setelah performa Iblis Merah menurun musim ini, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Manchester United saat ini berada di posisi ke-13 klasemen Premier League dan menempati peringkat ke-20 klasemen Liga Champions. Kekalahan telak 1-4 dari klub Italia, Como, pada Rabu (21/10) semakin meningkatkan tekanan terhadap Carrick.
Antonio Conte menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terburu-buru menentukan langkah berikutnya setelah menjalani periode yang sukses bersama Napoli. “Setelah periode yang luar biasa dan sukses bersama Napoli, saya akan meluangkan waktu yang saya perlukan untuk mempertimbangkan bagaimana dan kapan saya akan kembali melatih,” ujarnya dikutip dari Reuters.
Conte sebelumnya membawa Napoli menjuarai Serie A musim 2024/2025 dan terakhir menangani klub asal Naples itu pada musim 2025/2026. Pelatih berusia 57 tahun itu menegaskan bahwa keputusan untuk kembali ke dunia kepelatihan akan diambil secara hati-hati. “Ini akan menjadi keputusan yang dipertimbangkan dengan matang dan akan saya ambil ketika merasa kondisi yang ada sudah tepat,” lanjut Conte.
Conte juga secara khusus menanggapi pemberitaan yang menyebut dirinya mengajukan sejumlah persyaratan kepada klub-klub yang dikaitkan dengannya. Laporan tersebut menyebut Conte menginginkan kendali penuh atas operasional klub serta mengajukan tuntutan finansial sebelum menerima pekerjaan baru.
“Saya telah membaca laporan mengenai tuntutan finansial dan permintaan kendali penuh yang konon sudah saya ajukan kepada klub-klub yang disebutkan, serta kekhawatiran terkait apa yang digambarkan sebagai kepribadian saya yang kuat. Laporan-laporan itu tidak berdasar karena saat ini tidak ada landasan konkret untuk penilaian semacam itu,” kata Conte.
Conte menjelaskan, jika muncul tawaran yang benar-benar konkret, ia akan membuka pembicaraan dengan klub terkait. “Sampai saat itu tiba, segala asumsi mengenai tuntutan dan masa depan profesional saya tetap merupakan spekulasi dan tidak dapat diperlakukan sebagai fakta,” ujarnya.
Dalam wawancara dengan The Athletic awal bulan ini, Conte sempat mengungkapkan keinginannya untuk menangani klub yang dinilainya telah kehilangan arah dan melupakan sejarahnya. Conte ingin membantu klub itu kembali menemukan identitas serta kejayaannya. Pernyataan itu pun langsung memunculkan spekulasi terkait kemungkinan dirinya menangani Manchester United.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022