
Pesepak bola Dewa United Ady Setiawan (kanan) berebut bola dengan Persebaya Surabaya Arief Catur pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Indomilk Arena , Tangerang, Banten, Sabtu (30/9/2023).
JawaPos.com – Full back Persebaya Surabaya, Arief Catur Pamungkas tak bisa berbuat banyak. Dia mendapat tambahan hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Selain mendapat kartu merah langsung dari wasit saat Persebaya dijamu Dewa United, Sabtu (30/9), dia menerima hukuman larangan bertanding sebanyak empat laga dan denda senilai Rp10 juta.
"Diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," tulis keputusan Komdis.
Menurut Komdisi, tindakan Catur layak diberikan hukuman tambahan selain kartu merah yang sudah dia dapat. Hal itu merujuk pada Pasal 49 Ayat 1 Huruf (b) dan Ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.
"Sdr. Arief Catur Pamungkas diberikan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat," tulis keputusan Komdis.
"Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat," tutup keputusan itu.
Sial bagi Catur, karena hukuman yang diberikan Komdis PSSI itu tak dapat banding sesuai Pasal 119 Kode Disiplin PSSI. Artinya, Catur bakal menepi pada empat laga Persebaya ke depan.
Dia bakal absen saat membela Persebaya menghadapi Persib Bandung, Sabtu (7/10). Kemudian, saat Green Force dijamu Bali United pada 20 Oktober. Dan, dijamu Persik Kediri pada 28 Oktober. Terakhir saat Persebaya menjamu Persis Solo pada 4 November.
Komdis PSSI menilai hukuman tambahan itu wajar diberikan kepada pemain berusia 24 tahun itu, karena Catur kedapatan secara sengaja melakukan pelanggaran keras dengan cara menyikut bagian kepala belakang pemain Dewa United, Ady Setiawan.
Keduanya sempat terlibat perebutan bola udara, tapi Catur terbukti lewat tayangan video maupun foto menyikut Ady hingga kolaps di lapangan dan mendapatkan perawatan medis. Ady bahkan harus dilarikan ke rumah sakit atas insiden tersebut.
Walau Catur dan perwakilan manajemen Persebaya mengunjungi Ady di rumah sakit untuk memberikan dukungan moril dan meminta maaf, tapi sidang Komdis PSSI yang dipimpin Eko Hendro Prasetyo. Kemudian diikuti Asep Edwin Firdaus, Hasani Abdulgani, Aji Riduan Mas, dan Mahfudin Nigara tetap memberikan hukuman tambahan kepada Catur.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
