
BUTUH DUKUNGAN: Widodo Cahyono Putro (tengah) saat bersama dengan pemain dan ofisial pelatih Arema FC. (Badan Liga Indonesia)
JawaPos – Widodo Cahyono Putro bersedia menjadi pelatih kepala Arema FC menggantikan peran Fernando Valente. Namun, ada alasan khusus sebelum Widodo CP menerima tanggung jawab besar tersebut.
Manajemen Arema FC sebelumnya menunjuk Widodo CP karena legenda Timnas Indonesia itu punya karakter kuat untuk membangkitkan semangat juang Singo Edan di sisa laga Liga 1 musim ini.
Selain itu, penunjukan pelatih berusia 53 tahun tersebut lantaran manajemen optimistis Widodo CP tak butuh waktu lama untuk beradaptasi membangun skuad Arema FC.
Manajemen yakin keberadaan Widodo CP dapat meningkatkan gairah serta prestasi Singo Edan dalam persaingan Liga 1, meski saat ini Arema FC masih terjebak di peringkat 16 dengan torehan 21 poin. Mereka baru mengoleksi lima kemenangan, enam hasil imbang, dan 13 kekalahan.
Sementara Widodo CP memiliki optimisme serupa, yakni berusaha keras membawa Arema FC keluar dari zona degradasi. Mantan pelatih Deltras Sidoarjo itu ingin memberikan hasil maksimal pada 10 laga tersisa musim ini.
Namun, sebelum menerima tantangan itu, Widodo CP telah mengikat komitmen dengan pemain terlebih dahulu. Dia membutuhkan itu sebagai modal utama menjalankan misi penyelamatan Singo Edan dari zona degradasi.
“Saya lihat masih adalah kesempatan untuk keluar dari zona merah,” ujar Widodo CP. “Lalu, saya jawab saya kembalikan lagi ke manajemen, coba kembalikan (tanyakan) ke pemain apa mau dengan saya, setuju tidak dengan saya. Hampir semua pemain menyetujui.”
“Oke saya putuskan mau membantu. Saya tidak lihat Arema begini begitu,” ungkapnya.
Widodo CP juga enggan sesumbar mengenai hasil dan target. Menurutnya, sepak bola itu dinamis, semua kemungkinan bisa terjadi.
Selain itu, bergabung dengan tim Arema FC adalah sebuah kebanggaan. Sehingga dia akan memberikan yang terbaik untuk membayar kepercayaan ini.
“Siapa WCP? Kalau tidak ada support dari klub juga yang mencintai Arema tidak ada artinya. Jadi, minta support respect dari manajemen, pemain semua yang cinta Arema. Itu yang saya bawa,” tandasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
