
Dari kiri: Andik Vermansah, Aulia Ardli, dan Evan Dhimas
Andik Vermansah merupakan salah satu pesepak bola Indonesia yang merasakan kompetisi di luar negeri. Namun, saat pulang ke Surabaya, ada seorang rekan yang selalu dituju.
Sidiq Prasetyo, Sidoarjo
DI Lapangan Desa Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, terlihat seorang pesepak bola berlatih sendiri. Dia hampir setiap hari melakukannya dengan membawa peralatan dan bola sepak.
''Mumpung lagi libur lumayan lama. Biasanya kalau libur kompetisi, saya juga menambah latihan sendiri di sini,’’ kata Muhammad Aulia Ardli, lelaki yang berlatih sendiri tersebut.
Sekarang, dia harus menjaga dan menambah kondisi kebugarannya. Sebab, tim yang dibelanya sekarang, Persibo Bojonegoro bersiap berjuang di tingkat nasional. Setelah sebelumnya, Laskar Angling Dharma, julukan Persibo, keluar sebagai juara Liga 3 Jawa Timur musim 2023/2024.
Dengan skill dan kemampuan yang dimiliki, tak heran kalau Persibo merekrutnya di musim ini. Meski, usia Aulia sudah berkepala tiga, tepatnya 33 tahun. Skill dan kemampuan yang membuat tim sebesar Persebaya Surabaya mengontraknya.
''Saya membela Persebaya musim 2009 sampai musim 2013. Setelah sebelumnya, saya membela Persebaya Junior,’’ ungkap Aulia yang juga menantu dari mantan stopper Persebaya di era Perserikatan, Slamet Bahtiar atau yang akrab disapa Gajah.
Aulia menjadi bagian Persebaya Junior 2008 saat menjadi juara Jatim. Namun, tuturnya, Green Force Muda terhenti langkahnya di Babak 8 Besar Liga Remaja karena kalah dari ruan rumah PS Palembang, Sumatera Selatan.
Di Persebaya Junior itu pula, Aulia mengenal Andik Vermansah yang kelak menjadi pemain nasional Indonesia (2012-2019) dan pernah berkompetisi di Liga Malaysia dengan memperkuat Selangor (2014-2017) dan Kedah (2018). Persahabatannya dengan Andik termasuk sangat dekat.
''Kalau Kompetisi Liga Malaysia libur, Andik pasti ngajak ketemu. Bahkan, sering main ke rumah saya,’’ ucap Aulia yang tinggal di daerah belakang Museum Mpu Tantular, Sidokerto, Buduran, Sidoarjo, itu.
Bahkan, tak jarang, dia dan Andik bemain bola bersama. Hanya, kegiatan tersebut bersifat fun game. ''Sekarang mulai jarang, mungkin Andik lagi sibuk,’’ jelas Aulia.
Dia menambahkan, dia dan Andik di musim yang sama meninggalkan Persebaya. Jika sahabatnya itu ke Malaysia, Aulia ke Bantul, DI Jogjakarta, dengan memperkuat Persiba Bantul. Setelah itu, dia pindah ke banyak klub mulai Bhayangkara FC, PSS Sleman, Madura FC, Blitar United, dan terakhir sebelum ke Persibo, menjadi kapten Deltras dan berandil besar membawa The Lobster, julukan Deltras, promosi ke Liga 2.
''Saya juga pernah di tim nasional saat terjadi dualism kompetisi,’’ tegasnya.
Aulia sendiri selain masih membela Persibo, dia juga menekuni bisnis berjualan parfum. Aktivitas tersebut dilakoni sejak 2020 sebelum pandemic Covid-19. ''Saya membuka toko parfum karena suka parfum. Terus bisa sesuai sunah agama,’’ papar Aulia.
Bahan parfum yang dijualnya kepada konsumen, lanjutnya, diproduksi dari luar negeri. Hanya, untuk meraciknya, Aulia megaku belajar sendir sambil melihat tayangan di media sosial.
Dia sempat mempunyai dua toko. Namun, kini tinggal satu yang tak jauh dari lapangan tempat dia berlatih setiap pagi. ''Saya juga membuka warung kopi,’’ tandasnya. (*)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
