
Roy Yusuf Ivansyah saat mengenakan jersey Persebaya dan saat berseragam Polisi.
Tidak setiap musim, Persebaya Surabaya ada seorang polisi. Di musim 2011 ada I Made "Binter" Wirahadi. Lama kosong barulah di musim ini juga ada abdi negara penjaga keamanan dalam skuat Green Force. Dia adalah Roy Yusuf Ivansyah.
Sidiq Prasetyo, Surabaya
POSTURNYA tinggi menjulang. Sekitar 180-an sentimeter. Bahkan banyak yang menyangka lelaki bernama Roy Ivansyah itu penjaga gawang. Tapi ternyata dia adalah seorang gelandang.
"Di Persebaya Senior, saya main sebagai gelandang. Memang tak mudah untuk bisa masuk inti di tim sebesar Persebaya," katanya.
Namun, dia tak mau menyerah. Apalagi kans tersebut ada hampir dalam setiap pertandingan.
"Saya sering masuk line up. Hanya belum ada kesempatan bermain," ujar pemain kelahiran Bojonegoro 18 Maret 2001.
Roy baru masuk dan didaftarkan Persebaya di Liga 1 musim 2023/2024 di Putaran II. Meski sebenarnya, Persebaya sudah tak asing dalam perjalanan karirnya sebagai pesepakbola.
"Saya dulu ikut Persebaya U17 dan Persebaya U18. Di Persebaya U17, saya ikut ketika Persebaya juara nasional," kelas Roy.
Di dua tim itu, Roy berposisi sebagai penyerang. Prestasi dengan Persebaya membawa lelaki bernama lengkap Roy Yusuf Ivansyah itu bisa masuk ke kepolisian.
"Saya resmi masuk kepolisian 25 Desember 2021.Untuk sekolah kependidikannya di Bangsal, Kabupaten Mojokerto," ujar Roy.
Usai menamatkan pendidikan, dia langsung ditempatkan di Polda Jatim. Setelah itu, lanjut Roy, dia dimutasi ke Polres Situbondo 2022.
"Saya dipindah lagi ke Polres Sidoarjo 2023 sampai sekarang. Saya di bagian SDM dengan pangkat Bripda," jelas Roy.
Roy sendiri mengakui sudah lama menekuni sepak bola. Sejak kelas 2 sekolah dasar di usia 8 tahun bergabung di SSB Gelora Putra Delta. Dua tahun di sana, Roy pindah ke SSB Real Madrid 2011.
"Pada 2013, saya pindah SSB Persada Damarsi," jelasnya.
Di Persada,Roy satu tim dengan Rizky Ridho. Pemain nasional yang dulu juga pernah bermain di Persebaya tapi statusnya pemain Persija, Jakarta.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
