
TERTINGGAL: Timnas Indonesia U-23 tertinggal 1-0 atas gol penalti Guinea pada menit ke-29. (PSSI)
JawaPos.com — Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi salah satu pertandingan paling penting dalam sejarah kualifikasi Piala Dunia. Pertemuan dengan Irak pada Kamis, 6 Juni 2024, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi penentu langkah untuk melaju ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan segala persiapan dan strategi yang matang, skuad Garuda harus berjuang maksimal untuk meraup tiga poin penuh.
Saat ini, Indonesia berada di posisi kedua Grup F pada putaran kedua kualifikasi Piala Dunia Zona Asia dengan koleksi 7 poin. Perolehan ini didapat dari dua kemenangan melawan Vietnam dan hasil imbang saat menghadapi Filipina. Posisi ini masih membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk melangkah lebih jauh.
Untuk memastikan lolos ke putaran ketiga, Timnas Indonesia membutuhkan satu kemenangan atau dua kali hasil imbang dari dua pertandingan terakhir. Kans terbesar meraih tiga poin ada saat berhadapan dengan Filipina. Dengan satu kemenangan, Indonesia akan mengumpulkan 10 poin, yang membuat posisi runner-up grup tidak mungkin dikejar oleh Vietnam. Dengan dua kemenangan tersisa, Vietnam maksimal hanya bisa meraih 9 poin.
Skenario lainnya adalah jika Indonesia mampu bermain imbang melawan Irak dan Filipina, maka poin menjadi 9. Andai Vietnam selalu menang dalam dua laga sisa, poin mereka juga 9. Tapi, Indonesia yang berhak lolos ke putaran ketiga karena unggul head-to-head melawan Vietnam. Pada pertemuan pertama, Indonesia menang tipis 1-0 melawan Vietnam berkat gol semata wayang Egy Maulana di Gelora Bung Karno pada Kamis, 21 Maret 2024. Sedangkan di laga tandang, Indonesia menang telak 3-0 lewat gol Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, dan Ramadhan Sananta di Stadion My Dinh, Hanoi, pada Selasa, 26 Maret 2024.
Perjalanan Timnas Indonesia untuk bisa meraih tiket Piala Dunia 2026 tidaklah mudah. Timnas harus melewati beberapa putaran kualifikasi yang ketat dan kompetitif. Berikut adalah tahapan lengkapnya:
Putaran 1
Babak ini diikuti oleh 20 tim dengan peringkat terbawah di Asia. Pertandingan digelar dengan sistem dua leg, dan 10 tim pemenang berhak melaju ke putaran kedua.
Putaran 2
Di putaran ini, 36 tim yang terdiri dari 26 tim dengan ranking terbaik dan 10 tim pemenang putaran pertama dibagi ke dalam sembilan grup. Masing-masing grup berisi empat tim yang bertanding dengan sistem kompetisi penuh. Timnas Indonesia berada di Grup F bersama Irak, Vietnam, dan Filipina. Hanya juara dan runner-up grup yang berhak melaju ke putaran ketiga.
Putaran 3
Jika lolos dari putaran kedua, Indonesia akan masuk ke putaran ketiga bersama 17 tim lainnya (juara dan runner-up dari setiap grup di putaran kedua). Di putaran ini, tim-tim tersebut dibagi menjadi tiga grup yang masing-masing berisi enam tim. Pertandingan juga menggunakan sistem kompetisi penuh. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026.
Putaran 4
Jika Indonesia hanya mampu menempati posisi ketiga atau keempat di putaran ketiga, mereka harus bertarung di putaran keempat. Di putaran ini, tim dibagi menjadi dua grup yang masing-masing terdiri dari tiga tim. Pertandingan digelar di tempat netral dengan sistem satu kali pertemuan. Juara dari masing-masing grup otomatis lolos ke Piala Dunia 2026.
Putaran 5
Untuk tim yang menempati posisi runner-up di grup putaran keempat, mereka harus saling berhadapan dalam pertandingan dua leg. Pemenangnya akan lolos ke Piala Dunia 2026. Tim yang kalah masih memiliki peluang melalui playoff inter-konfederasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022