
FORMAT BARU: Draft format baru Liga 1 Indonesia 2024/2025 akan jauh berbeda dengan Liga 1 musim lalu. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Kabar mengejutkan datang dari Liga 1 Indonesia. Draft format kompetisi musim 2024/2025 bocor ke publik, mengungkap sistem baru yang akan digunakan.
Dalam draft tersebut, Liga 1 akan tetap menggunakan sistem Championship Series dengan beberapa perubahan signifikan. Hal ini tentu saja menambah tantangan bagi Persebaya Surabaya yang musim lalu hanya mampu finis di peringkat ke-12.
Menurut bocoran draft yang beredar, hanya enam tim teratas dari Regular Series yang akan lolos ke babak Championship Series musim 2024/2025. Ini adalah perubahan yang cukup signifikan dibandingkan musim-musim sebelumnya, di mana format ini mengharuskan tim-tim berjuang lebih keras untuk bisa mencapai posisi puncak.
Sistem baru ini memiliki beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
- Tetap Memakai Sistem Championship Series
Liga 1 2024/2025 akan tetap menggunakan sistem Championship Series, yang berarti setelah Regular Series selesai, akan ada tahap tambahan yang menentukan juara.
- Enam Tim Teratas Lolos ke Championship Series
Hanya enam tim teratas dari klasemen Regular Series yang berhak lolos ke babak Championship Series berbeda dengan musim lalu hanya ada empat tim. Ini berarti persaingan di paruh awal musim akan sangat ketat, karena hanya sedikit tim yang bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.
- Tim Peringkat 1 dan 2 Langsung Masuk Semifinal
Keuntungan besar akan diberikan kepada tim yang mampu finis di posisi pertama dan kedua di Regular Series. Kedua tim ini akan langsung lolos ke babak semifinal, melewatkan fase play-off dan memiliki waktu lebih untuk mempersiapkan diri.
- Tim Peringkat 3 hingga 6 Jalani Playoff
Tim yang finis di peringkat 3 hingga 6 akan menjalani babak play-off untuk memperebutkan dua tempat tersisa di semifinal. Play-off ini dipastikan akan menambah ketegangan dan drama di akhir musim Regular Series.
- Final Single Match
Partai puncak atau final akan dimainkan dalam format single match. Ini berarti satu pertandingan akan menentukan juara, tanpa leg kedua, yang tentunya akan meningkatkan intensitas dan tekanan di laga tersebut.
Dengan format baru ini, Persebaya Surabaya dihadapkan pada misi berat. Setelah finis di peringkat ke-12 musim lalu, tim berjuluk Green Force ini harus bekerja ekstra keras untuk bisa berada di enam besar klasemen Regular Series. Peringkat yang buruk musim lalu menjadi catatan tersendiri yang perlu segera diperbaiki oleh manajemen dan pelatih.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
