
Bruno Moreira jadi pemain Persebaya Surabaya yang paling sering cetak gol penalti di era Liga 1 Indonesia. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com — Pertarungan antara Persebaya Surabaya dan Barito Putera dalam pekan ketiga Liga 1 Indonesia 2024/2025 menjadi sebuah momen dramatis yang tak terlupakan bagi pendukung Persebaya Surabaya.
Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada pukul 19.00 WIB, diwarnai oleh gol cepat dari Barito Putera yang menggemparkan atmosfer stadion. Namun, mental baja dan semangat juang Green Force kembali terbukti ketika mereka berhasil melakukan epic comeback dan membalikkan keadaan dengan kemenangan 2-1.
Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin bagi Persebaya Surabaya, tetapi juga menyisakan sejumlah fakta unik yang menarik untuk disimak. Dari gol tercepat hingga rekor penalti, berikut deretan fakta menarik yang mewarnai laga sengit ini berdasarkan data dari Statoskop.
Bruno Moreira terus menunjukkan ketajamannya sebagai eksekutor penalti. Dalam laga melawan Barito Putera, Moreira sukses menyumbangkan gol melalui titik putih pada menit ke-27.
Penalti ini menjadi gol kedua Moreira dari titik penalti di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Ketepatan dan ketenangan Moreira dalam mengeksekusi penalti membuatnya semakin diandalkan oleh Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya.
Tidak hanya itu, penalti ini juga memperkuat posisi Bruno Moreira sebagai pencetak gol penalti terbanyak bagi Persebaya Surabaya sepanjang era Liga 1. Moreira kini telah mencetak tujuh gol penalti dari tujuh kesempatan, menjadikannya sebagai eksekutor penalti paling produktif di klub Green Force.
Salah satu momen paling mengejutkan dalam laga ini adalah gol cepat yang dicetak oleh Barito Putera. Gol tersebut terjadi pada detik ke-34, yang membuat publik dan pemain Persebaya Surabaya tersentak. Dengan gol ini, Barito Putera mencatatkan rekor sebagai tim yang berhasil mencetak gol tercepat dalam dua laga beruntun di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Sebelumnya, mereka juga mencetak gol cepat pada detik ke-42 saat melawan Madura United.
Rekor gol cepat ini menunjukkan efektivitas taktik serangan kilat Barito Putera, yang kerap memanfaatkan kelengahan lawan di menit-menit awal. Namun, meski mampu unggul cepat, Barito Putera gagal mempertahankan keunggulan tersebut dan justru harus pulang dengan tangan hampa setelah kebobolan dua gol di babak kedua.
Persebaya Surabaya menjadi tim yang paling sering mendapatkan hadiah penalti di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Dalam tiga pekan pertama kompetisi ini, Persebaya Surabaya sudah mendapatkan dua penalti, yang semuanya berhasil dikonversi menjadi gol.
Ketajaman eksekutor penalti mereka, terutama Bruno Moreira, menjadi salah satu kunci kemenangan Persebaya Surabaya di laga-laga krusial.
Selain itu, tingkat keberhasilan penalti Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia juga tergolong sangat tinggi. Dari total 29 penalti yang didapatkan sejak era Liga 1 Indonesia, mereka berhasil mencetak 24 gol, atau sekitar 83 persen konversi penalti yang sukses.
Ini menjadi salah satu statistik penting yang membuat Persebaya Surabaya menjadi tim yang sangat berbahaya ketika mendapatkan peluang dari titik putih.
Ironisnya, meskipun Barito Putera mampu mencatatkan gol tercepat, mereka juga memegang rekor sebagai tim yang paling sering dihukum penalti di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Dalam tiga pekan pertama, mereka sudah dua kali mendapatkan hukuman penalti dari wasit, yang semuanya berujung pada kebobolan.
Tak hanya di musim ini, dalam sejarah Liga 1 Indonesia, Barito Putera juga tercatat sebagai tim yang paling sering dihukum penalti. Mereka telah mendapatkan hukuman penalti sebanyak 41 kali sejak era Liga 1 dimulai.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
