
Asep Yandis jadi wasit di laga Persebaya Surabaya kontra Dewa United telah mengoleksi 357 kartu kuning sepanjang kariernya sebagai seorang wasit. (Vidio)
JawaPos.com — Asep Yandis kembali menjadi sorotan dalam laga antara Persebaya Surabaya melawan Dewa United. Pertandingan pekan ketujuh Liga 1 2024/2025 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, ini berlangsung pada Jumat (27/9) malam.
Sebagai wasit, Asep Yandis kerap dianggap tegas dan tak segan memberikan kartu kepada pemain yang melanggar. Hal ini dibuktikan dengan catatan 357 kartu kuning sepanjang kariernya.
Di musim Liga 1 Indonesia 2024/2025 ini, Asep Yandis telah memimpin sebanyak 4 pertandingan. Selama itu, dia telah mengeluarkan 20 kartu kuning dan 1 kartu merah.
Catatan 20 kartu kuningnya di musim ini menjadikan Asep sebagai wasit dengan kartu terbanyak kedua di Liga 1 2024/2025. Dia hanya kalah dari Adham Mohammad Tumah Makhadmeh yang mengoleksi 22 kartu kuning.
Laga antara Persebaya Surabaya melawan Dewa United juga menjadi ajang Asep Yandis untuk menunjukkan ketegasannya. Dia mengeluarkan tujuh kartu kuning selama pertandingan, dengan tiga diberikan kepada pemain Persebaya Surabaya dan empat untuk Dewa United.
Namun, ketegasan Asep tak lepas dari kontroversi. Beberapa keputusannya selama pertandingan tersebut memantik kekecewaan dari penonton yang hadir di Stadion Gelora Bung Tomo.
Asep Yandis dikenal sebagai sosok wasit yang tak kenal kompromi dengan pemain yang melakukan pelanggaran. Dengan lisensi PSSI, dia telah memimpin berbagai pertandingan penting di kompetisi sepak bola Indonesia.
Sepanjang kariernya, Asep Yandis telah memimpin 80 pertandingan. Selama itu, dia telah mengeluarkan tujuh kartu kuning kedua dan tiga kartu merah langsung.
Asep juga tercatat telah memberikan 18 penalti sepanjang kariernya sebagai wasit. Keputusannya dalam memberikan penalti sering kali menjadi sorotan dalam berbagai laga yang dia pimpin.
Meski sering mendapatkan kritik dari suporter dan pemain, Asep Yandis tetap menjalankan tugasnya dengan profesional. Dia selalu berpegang pada aturan yang berlaku dalam sepak bola untuk menjaga ketertiban di lapangan.
Laga Persebaya Surabaya melawan Dewa United menjadi salah satu bukti ketegasan Asep Yandis di lapangan. Pertandingan yang berlangsung sengit itu berakhir dengan skor 0-0, namun dipenuhi dengan berbagai keputusan wasit yang kontroversial.
Kehadiran Asep Yandis di lapangan tak jarang membuat pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Pemain harus berhati-hati saat bertanding di bawah pengawasannya karena dia tidak ragu mengeluarkan kartu.
Kiprah Asep Yandis sebagai wasit juga memberikan pengaruh besar dalam perjalanan Liga 1 Indonesia. Catatan 357 kartu kuning yang dia miliki mencerminkan seberapa ketat pengawasan yang dirinya terapkan dalam setiap pertandingan.
Meski begitu, bukan berarti keputusan-keputusan Asep selalu diterima dengan baik oleh semua pihak. Kontroversi sering kali mengiringi pertandingan-pertandingan yang dia pimpin.
Bagi Asep Yandis, menjaga ketertiban di lapangan adalah prioritas utama. Dirinya yakin bahwa ketegasan dalam mengambil keputusan merupakan kunci untuk menciptakan pertandingan yang adil dan kompetitif.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
