Bintang Persebaya Surabaya Ernando Ari siap bersaing secara sehat dengan Maarten Paes di Timnas Indonesia. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com - Muhammad Riyandi menjadi salah satu pemain baru yang dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dia dipanggil guna melengkapi slot tiga kiper utama, menggantikan Ernando Ari Sutaryadi.
Kiper Persis Solo itu masuk dalam daftar 27 pemain Timnas Indonesia untuk melawan Jepang dan Arab Saudi dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Riyandi terdaftar bersama dua penjaga gawang lainnya, Maarten Paes (FC Dallas/Amerika Serikat) dan Nadeo Argawinata (Borneo FC Samarinda).
Kehadiran Riyandi terbilang mengejutkan karena dia sudah cukup lama tak merasakan pemanggilan Timnas Indonesia. Terakhir kali dia dipanggil oleh Shin Tae-yong pada periode Maret 2024, lebih tepatnya pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Riyandi sendiri baru mencatatkan lima penampilan untuk Timnas Indonesia. Dua laga yang dimainkan itupun sudah sangat lama, yakni pada 2021, momen terakhir Riyandi mengenakan jersey dengan lambang Garuda di dada.
Ya, terakhir kali Riyandi bermain adalah saat uji coba Timnas Indonesia vs Myanmar pada 25 November 2021. Kala itu dia bermain 90 menit dan Garuda menang 4-1.
Setelah itu, Riyandi hanya sempat beberapa kali masuk line-up dan duduk di bangku cadangan, termasuk di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dari total 12 pertandingan yang dimainkan Timnas Indonesia, Riyandi tercatat baru masuk line-up baru empat kali saja. Sisanya dia tidak dipanggil.
Lantas, apa yang membuat Shin Tae-yong memanggil Muhammad Riyandi? Salah satu alasannya adalah cedera yang dialami oleh Ernando Ari Sutaryadi.
Ernando diketahui mengalami cedera saat sedang membela klubnya, Persebaya Surabaya. Ernando harus menepi ketika Green Force menghadapi PSM Makassar pada 23 Oktober lalu.
Ernando dilaporkan oleh tim medis Persebaya Surabaya mengalami cedera bahu kiri. Cedera itu membuat tim medis Green Force langsung melakukan tindakan penanganan intensif dan observasi yang ketat untuk memantau perkembangan sang penjaga gawang.
Kiper berusia 22 tahun itu kini harus menepi untuk jangka waktu yang tak bisa ditetapkan. Dia sedang masuk ke dalam perawatan untuk memastikan kapan mereka bisa kembali berlatih.
Bila melihat deretan kiper yang berkompetisi di Liga 1 dan layak masuk Timnas Indonesia, Riyandi bisa ada dalam daftar itu. Saat ini dirinya tercatat sudah tampil lima kali untuk Persis Solo dengan berhasil menorehkan satu cleansheet alias tak kebobolan.
Selain itu, Riyandi juga tak punya catatan buruk dalam hal pelanggaran, apalagi kartu. Satu torehan minor yang dimilikinya hanyalah sudah kebobolan sembilan gol.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
