Penampilan memukau kapten Timnas Indonesia, sekaligus pemain Venezia, Jay Idzes, di Seri A memikat banyak klub besar Italia. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com — Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menyampaikan pesan penuh motivasi menjelang laga krusial melawan Arab Saudi pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Melalui akun Instagram pribadinya, Idzes meminta seluruh elemen tim dan suporter untuk terus berjuang tanpa menyerah.
Laga melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (19/11), menjadi momentum penting bagi skuad Garuda. Kekalahan sebelumnya dari Jepang memang mengecewakan, namun Idzes menegaskan pentingnya belajar dari setiap kesalahan.
Bek yang bermain untuk klub Serie A Italia, Venezia, ini tampil sebagai pemimpin dengan mentalitas baja di tengah tekanan besar. Ia mengingatkan perjuangan saat ini adalah proses membangun kekuatan untuk masa depan.
"Perjuangan yang Anda hadapi saat ini adalah mengembangkan kekuatan yang Anda butuhkan untuk masa depan. Jangan menyerah!" tulis Idzes dalam unggahannya, Minggu (17/11).
Unggahan penuh semangat tersebut langsung mendapat respons positif dari rekan setimnya di Timnas Indonesia. Kevin Diks, Justin Hubner, dan Rizky Ridho memberikan dukungan dengan emoji yang menunjukkan solidaritas terhadap pesan sang kapten.
Idzes memahami betapa sulitnya situasi yang dihadapi Timnas Indonesia saat ini. Kekalahan dari Jepang membuat peluang Garuda lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin tipis.
Namun, ia menolak untuk terpuruk dan memilih fokus pada laga berikutnya melawan Arab Saudi. Idzes percaya perjuangan di lima pertandingan terakhir masih bisa membuahkan hasil positif.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di dasar klasemen Grup C dengan hanya mengoleksi tiga poin. Kemenangan atas Arab Saudi akan menjadi momen kebangkitan untuk memperbaiki posisi dan menjaga asa lolos.
Arab Saudi adalah lawan berat yang memiliki sejarah dominasi atas Indonesia. Namun, Idzes yakin dengan dukungan penuh suporter di SUGBK, skuad Garuda bisa tampil maksimal dan memberikan perlawanan sengit.
"Tentu kami sangat kecewa setelah menghadapi lawan yang begitu kuat. Tapi ini bukan tentang hasil lagi, karena kami harus segera bangkit," ujar Idzes setelah laga sebelumnya. Ia mengakui setiap kekalahan adalah pelajaran berharga yang harus digunakan untuk memperbaiki diri.
Bagi Idzes, kemenangan melawan Arab Saudi bukan hanya soal poin di klasemen. Ini juga tentang menunjukkan Timnas Indonesia mampu bersaing di level internasional.
Shin Tae-yong sebagai pelatih juga menekankan pentingnya mentalitas kuat di laga ini. Timnas Indonesia harus bermain dengan kepala dingin dan fokus penuh untuk menghadapi tekanan besar dari lawan.
Idzes sebagai kapten telah menunjukkan contoh kepemimpinan yang luar biasa di dalam dan luar lapangan. Sikapnya yang tegas dan penuh motivasi menjadi panutan bagi para pemain muda di skuad Garuda.
Kick-off pertandingan melawan Arab Saudi dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB. Ribuan suporter yang memenuhi SUGBK diharapkan memberikan energi tambahan bagi Timnas Indonesia untuk tampil maksimal.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
