Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 November 2024 | 23.55 WIB

Momen Haru Persaudaraan Bonek dan Jakmania: Ziarah ke Makam Sosok Inspiratif Jelang Laga Persebaya vs Persija

Momen The Jakmania ziarah ke makam salah satu sosok inspiratif Bonek Cak Jhonerly jelang laga Persebaya vs Persija. (Instagram @orensurabajak)

JawaPos.com — Jelang laga panas antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta pada Jumat (22/11) di Stadion Gelora Bung Tomo, momen haru menyelimuti hubungan kedua kelompok suporter. The Jakmania, suporter Persija, menunjukkan solidaritas luar biasa dengan menyempatkan diri berziarah ke makam tiga sosok inspiratif Bonek.

Melalui unggahan Instagram @orensurabajak, diketahui The Jak di Surabaya atau yang dikenal sebagai Surabajak menggelar ziarah ke makam Cak Jhonerly, Cak Chonie, dan Cak Gomes. Ketiga sosok tersebut adalah figur yang dihormati di kalangan Bonek karena kontribusi besar mereka dalam menjaga nilai persaudaraan antarsuporter.

Ziarah ini menjadi bukti nyata rivalitas sengit antara kedua tim di lapangan tidak menghapus nilai kemanusiaan di luar pertandingan. Sebaliknya, The Jakmania menunjukkan penghormatan kepada sesama adalah pondasi penting dalam dunia sepak bola.

“Sebuah penghormatan kepada mereka yang telah menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya dalam menjaga semangat persaudaraan di dunia sepak bola Indonesia,” tulis @orensurabajak.

Cak Jhonerly, salah satu tokoh yang diziarahi, dikenal dengan pesan terkenalnya, "Ndukung Persebaya isok leren kapan ae, lek seduluran digowo sampe mati."

Pesan ini terus hidup di hati para Bonek dan menjadi pengingat akan pentingnya persaudaraan di atas segala perbedaan.

“Seperti pesan almarhum Cak Jhonerly: “Ndukung Persebaya isok leren kapan ae, lek seduluran digowo sampe mati.” Paham, nggeh?,” tulis @orensurabajak.

“Ziarah ini menjadi bukti bahwa rivalitas di lapangan tidak pernah menghapus nilai-nilai kemanusiaan di luar pertandingan. Ketiga sosok ini telah mengajarkan bahwa semangat seduluran lebih kuat daripada sekadar perbedaan.”

Menurut unggahan tersebut, Surabajak berkomitmen untuk terus menjunjung nilai persaudaraan yang diajarkan oleh ketiga almarhum. Warisan yang mereka tinggalkan menjadi pilar utama dalam membangun hubungan harmonis antarsuporter, bahkan di tengah rivalitas abadi antara Persebaya Surabaya dan Persija.

“Surabajak berkomitmen untuk terus menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan solidaritas, melangkah bersama menuju kebaikan yang lebih besar. Semoga warisan kebaikan yang mereka tanamkan terus hidup, menjaga semangat persatuan dan rasa saling menghormati di kalangan suporter,” tulis @orensurabajak.

Momen ini sekaligus menegaskan sepak bola bukan hanya soal kompetisi di lapangan. Sepak bola juga mampu menjadi medium untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat melalui nilai solidaritas dan kemanusiaan.

Bonek dan The Jakmania adalah dua kelompok suporter besar di Indonesia yang selama ini dikenal dengan rivalitasnya. Namun, momen seperti ini mengingatkan persatuan dan saling menghormati adalah hal yang jauh lebih penting untuk diwariskan.

Acara ziarah ini juga menjadi simbol semangat seduluran tidak hanya diucapkan, tetapi juga dilakukan melalui tindakan nyata. The Jakmania tidak hanya datang untuk mendukung timnya, tetapi juga menunjukkan empati dan penghormatan kepada Bonek.

“Terima kasih, Cak Jhonerly, Cak Chonie, dan Cak Gomes atas dedikasi dan teladan yang telah kalian berikan untuk kehangatan dunia suporter sepak bola Indonesia. Semoga kalian tenang di sisi-Nya. Aamiin,” tutup @orensurabajak.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore