Kiper Persebaya, Andhika Ramadhani berpotensi kembali mengisi starting eleven menghadapi Arema. (Instagram Andhika Ramadhani via Jawa Pos )
JawaPos.com - Andhika Ramadhani perlahan namun pasti mulai menjadi kiper utama Persebaya Surabaya. Musim ini ia berperan besar membantu Green Force memuncaki klasemen sementara Liga 1.
Pekan ketiga belas, Persebaya akan menjalani big match menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Sabtu (7/12) besok. Andhika Ramadhani kemungkinan kembali masuk dalam starting line up untuk laga Derbi Jatim ini.
Berkaitan dengan laga Persebaya menghadapi Arema, ada kisah menarik dari Andhika Ramadhani mengenai pengalamannya menjalani duel menghadapi Singo Edan.
Pemain yang akrab disapa Cak Dhik ini menceritakan bagaimana pengalaman pertamanya saat bertanding menghadapi Arema pada 1 Oktober 2022 lalu.
Kala itu, Cak Dhik masih berusia 23 tahun dan kiper utama Green Force masih diisi oleh Satria Tama, yang kini bermain untuk Barito Putra.
Meski menjadi kiper cadangan, namun Andhika mengaku saat itu deg-degan justru saat perjalanan ke hotel tim menginap.
"Awalnya aku ndredeg (deg-degan) justru pas perjalanan ke hotel. Soalnya waktu itu naik mobil Rantis (Kendaraan Taktis) dan aku belum pernah naik itu, jadi ngerasa kok sampai kayak gini, akhirnya ndredeg. Tapi pas perjalanan ke Kanjuruhan malah excited," ujar Andhika seperti dikutip dari akun YouTube resmi Persebaya.
Ia melanjutkan, selama perjalanan ke stadion Kanjuruhan, ia masih dihantui cerita-cerita legenda Persebaya saat bertandang ke Malang, dimana mereka seringkali mendapat lemparan batu. Dan hal itu malah dialaminya.
"Kan kalau kata legenda-legenda Persebaya, saat bertandang ke Kanjuruhan kan sering dilempari batu. Nah, aku kan coba ngintip dari jendela kecil di Rantis, lha kok langsung ada lemparan batu paving di depanku, langsung aku ngeri," lanjutnya.
Kiper asli Surabaya ini saat itu juga merasa tidak akan dimainkan oleh pelatih Persebaya saat itu, Aji Santoso karena masih ada Satria Tama, sehingga ia merasa rileks.
"Jadi setelah meeting penetapan starting eleven, aku yang biasanya dengarkan shalawatan, malah mendengarkan DJ Almira Berto sambil agak joget-joget, ya biar rileks aja sekalian lega, soalnya memang yang dimainkan adalah mas Satria Tama," katanya lagi sambil diikuti tawa.
Padahal kondisi waktu itu, Satria Tama sebenarnya kurang enak badan, sehingga Andhika sudah diwanti-wanti oleh seniornya tersebut untuk bersiap-siap menggantikan.
"Mas Tama sebenarnya saat itu lagi sakit, jadi ia sudah komunikasi sama aku kalau misal dia nggak kuat, aku harus siap-siap menggantikan dia," ungkapnya.
Laga Arema kontra Persebaya kala itu berlangsung ketat. Silvio membawa tim tamu unggul di menit delapan. Lalu pada menit 32 Leo Lelis memperbesar keunggulan Persebaya menjadi 2-0.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
