Francisco Rivera (kiri) dengan Mohammed Rashid saling membantu memberikan yang terbaik bersama Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan mentalitas juara dengan kemenangan penting atas Borneo FC di Gelora Bung Tomo. Dua gol dari Francisco Rivera di babak pertama memastikan Green Force mengamankan tiga poin penuh.
Borneo FC mencoba memberikan perlawanan melalui gol Ronaldo Rodrigues pada menit ke-32. Namun, lini pertahanan Persebaya Surabaya yang dipimpin Slavko Damjanovic berhasil menahan gempuran Pesut Etam hingga peluit akhir dibunyikan.
Coach Paul Munster memuji kerja keras timnya, meski mengakui masih ada catatan yang harus diperbaiki. Salah satu evaluasi utama adalah kelemahan dalam mengantisipasi bola mati yang membuat Persebaya Surabaya kebobolan melalui tendangan penjuru.
“Kita kebobolan melalui tendangan penjuru, ini menjadi catatan kita untuk lebih baik lagi ke depan,” ujar Paul Munster usai laga.
Ia juga menekankan pentingnya bermain solid hingga laga berakhir, terutama menghadapi tim dengan kualitas individu seperti Borneo FC.
Kemenangan ini menjaga posisi Persebaya Surabaya di puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan raihan 37 poin. Selanjutnya, Green Force akan menghadapi tantangan berat melawan Bali United pada laga terakhir putaran pertama.
Di tengah kemenangan ini, krisis pemain menjadi perhatian utama. Cedera Riswan Lauhin memaksa Paul Munster melakukan perubahan taktik, dengan Flavio Silva dijadikan full back dadakan.
Flavio Silva yang biasanya bermain di posisi berbeda menunjukkan adaptasi luar biasa. Ia mengisi posisi full back kiri setelah Randy May masuk menggantikan Riswan Lauhin pada menit ke-78.
Mohammed Rashid menjadi salah satu pemain yang terus memberikan motivasi di tengah situasi sulit ini. Melalui Instagram pribadinya, Rashid menunjukkan semangat tinggi dengan menulis, “Kami terus maju.”
Performa Rashid dalam laga melawan Borneo FC juga patut diapresiasi. Bermain penuh selama 90 menit, ia memberikan kontribusi besar dalam menjaga keseimbangan tim.
Statistik Rashid di laga tersebut mencerminkan kerja kerasnya di lapangan. Ia mencatatkan 50 sentuhan, 28 umpan akurat dari 37 percobaan, dan satu umpan kunci yang hampir membuahkan gol.
Di sisi defensif, Rashid memenangkan lima dari sepuluh duel darat yang ia hadapi. Ia juga sukses memenangkan dua dari tiga duel udara, menunjukkan fisiknya yang tangguh di lini tengah.
Meski begitu, ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, termasuk satu kesalahan yang hampir berujung pada peluang lawan. Namun, secara keseluruhan, Rashid menjadi salah satu kunci permainan Persebaya Surabaya yang solid.
Jelang menghadapi Bali United, Rashid diharapkan kembali menunjukkan mentalitas juaranya. Laga ini akan menjadi ujian berat, mengingat Bali United memiliki skuad berkualitas dan motivasi ekstra bermain di kandang.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
