Mikael Tata jadi salah satu pemain kunci Persebaya Surabaya yang pulang dari Timnas Indonesia. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2024 ternyata membawa berkah tak terduga bagi Persebaya Surabaya. Situasi ini menjadi angin segar karena skuad Green Force akan segera kembali ke kekuatan penuh.
Mikael Tata, bek kiri andalan Persebaya Surabaya, dipastikan kembali ke klub usai tugasnya bersama Timnas Indonesia selesai. Kehadiran Tata sangat dinantikan setelah Persebaya Surabaya mengalami krisis fullback dalam beberapa laga terakhir.
Pada laga melawan Borneo FC, Persebaya Surabaya terpaksa tampil tanpa fullback murni akibat absennya Ardi Idrus dan Arief Catur karena skorsing kartu. Kondisi ini membuat pelatih Paul Munster harus memutar otak untuk mencari solusi darurat.
Riswan Lauhin dan Kasim Botan yang dimainkan sebagai fullback dadakan berhasil menunjukkan performa gemilang. Keduanya mendapat pujian dari Munster karena mampu menjalankan tugas dengan sangat baik di posisi barunya.
Namun, krisis kembali terasa ketika Riswan Lauhin mengalami cedera di tengah laga. Kondisi tersebut memaksa Munster melakukan langkah ekstrem dengan menempatkan Flavio Silva, penyerang asing, sebagai bek kiri darurat.
Meski dalam situasi sulit, Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Borneo FC. Hasil tersebut membuktikan kekompakan dan mental juara yang dimiliki para pemain Green Force.
"Kami tidak bermain dengan full back. Riswan dan Kasim tampil sangat bagus. Kerja bagus untuk keduanya selama pertandingan ini," ujar Paul Munster dengan puas.
Kini, Persebaya Surabaya tak lagi diterpa badai krisis pemain setelah kondisi skuad mulai kembali ideal. Selain kembalinya Mikael Tata, Ardi Idrus dan Arief Catur juga sudah bebas dari hukuman kartu sehingga siap tampil di laga berikutnya.
Paul Munster tentu merasa lega karena skuadnya kembali lengkap menjelang laga berat melawan Bali United di pekan ke-17 Liga 1 2024/2025. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (28/12) mendatang.
Kembalinya Tata menjadi kabar baik mengingat kontribusinya yang cukup signifikan bagi Persebaya Surabaya musim ini. Dalam 10 pertandingan Liga 1 yang sudah ia mainkan, Tata mencatatkan akurasi umpan mencapai 81% dan 38 tekel dengan tingkat keberhasilan 55%.
Tata juga memiliki kemampuan bertahan yang tangguh dengan mencatatkan 30 intersep dan 17 sapuan. Dari sisi penyerangan, ia mampu menyumbang tiga umpan kunci serta menunjukkan kontribusi besar dalam membangun serangan dari lini belakang.
Sementara itu, Bali United datang ke laga ini dengan hasil yang kurang memuaskan setelah kalah 2-1 dari Madura United. Kekalahan tersebut membuat Bali United tertahan di peringkat enam klasemen sementara dengan 24 poin.
Dua gol Madura United dicetak oleh Lulinha, sementara satu-satunya gol Bali United dicetak oleh Privat Mbarga. Kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi Bali United untuk memperbaiki performa mereka di laga berikutnya.
Asisten pelatih Bali United, Kleberson dos Santos, mengakui adanya sejumlah kesalahan yang harus segera diperbaiki. Ia menegaskan timnya harus belajar dari kekalahan ini agar bisa tampil lebih baik di laga berikutnya.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
