Persela Lamongan bersiap mengamankan slot 8 besar Liga 2. (Instagram @perselafc)
JawaPos.com - Persela Lamongan semakin dekat untuk memastikan langkah mereka ke babak 8 besar Liga 2 musim 2024/2025 setelah meraih hasil positif dalam penyisihan Grup 3. Dengan dua pertandingan tersisa, tim yang dijuluki Laskar Joko Tingkir ini berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen dengan 25 poin, unggul 4 poin atas Persipal Palu yang berada di posisi kedua dengan 21 poin.
Dalam laga berikutnya, Laskar Joko Tingkir hanya membutuhkan satu poin untuk mengunci tiket ke babak 8 besar, saat bertemu Persipal Palu di Stadion Tuban Sport Center pada 5 Januari 2025.
"Jika kami bermain imbang dengan Persipal pada 5 Januari nanti, kami akan mengumpulkan 26 poin, sementara Persipal hanya bisa mengumpulkan 22 poin. Dengan jarak 4 poin ini, kami sudah tidak bisa terkejar lagi," ujar pelatih Persela Lamongan, Zulkifli Syukur, mengutip dari Radar Lamongan.
Namun, meskipun posisi Persela di puncak klasemen cukup solid, pelatih Zulkifli menyatakan bahwa timnya masih memerlukan tambahan pemain asing untuk semakin memperkuat komposisi skuad, terutama di lini depan.
Saat ini, Persela memiliki dua pemain asing, yaitu Ezechiel N’douassel dan Fabien Garcia, tetapi mereka masih membutuhkan satu pemain asing lagi untuk melengkapi tim.
"Persela membutuhkan tambahan pemain yang bisa menutupi kekurangan tim," ujar Zulkifli Syukur. "Bursa transfer masih dibuka hingga 15 Januari, dan semoga slot pemain asing yang masih tersisa ini segera terisi."
Menurut Zulkifli, dengan tambahan pemain asing yang tepat, Persela akan semakin siap menghadapi babak 8 besar Liga 2. Ia juga berharap kebutuhan ini segera tercapai agar tim lebih kuat menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh.
Satu slot pemain asing yang tersisa saat ini memang menjadi perhatian besar. Sejak putaran pertama berakhir, Persela memutuskan untuk mencoret Lukman Ahmed Shaibu, pemain asal Nigeria, karena lebih sering duduk di bangku cadangan akibat cedera.
Lukman juga dianggap kurang sesuai menjadi tandem yang serasi bagi pencetak gol terbanyak Persela, Ezechiel N’douassel. Menurut Zulkifli, timnya membutuhkan pemain asing yang bisa mengisi posisi sebagai penyuplai bola atau pasangan Ezechiel di lini depan.
"Semoga pemain asing yang kami cari bisa segera bergabung, dan bisa membantu tim dalam dua pertandingan terakhir ini," kata Zulkifli.
Tim pelatih dan manajemen Persela sedang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pemain asing tersebut agar bisa mengoptimalkan kekuatan tim menjelang babak 8 besar.
Saat ini, Persela masih memiliki dua pemain asing, yaitu Ezechiel N’douassel, yang menjadi ujung tombak di lini depan, dan Fabien Garcia, yang didatangkan untuk menggantikan posisi bek tangguh Anderson do Nascimento Carneiro yang hijrah ke Liga 1 bersama Barito Putra.
Dengan dua pemain asing ini, lini depan Persela dinilai masih cukup aman, namun kehadiran satu pemain asing lagi yang memiliki kemampuan untuk mendukung Ezechiel di lini depan bisa menjadi faktor pembeda di babak 8 besar nanti.
"Sekarang kami fokus pada dua pertandingan terakhir ini sambil mencari pemain yang sesuai dengan ekspektasi tim pelatih dan manajemen," tambah Zulkifli. Dengan harapan besar, Persela Lamongan akan semakin solid dan siap melangkah lebih jauh di Liga 2 2024/2025.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
