Persela Lamongan saat takluk dari Gresik United. (Instagram @perselafc)
JawaPos.com - Persela Lamongan baru saja mengalami kekalahan tipis 2-1 dari Gresik United pada Sabtu sore (11/1) di Stadion Gelora Joko Samudro. Meski demikian, hasil tersebut tidak mengganggu posisi Laskar Joko Tingkir di puncak klasemen Grup 3 Liga 2 dengan 26 poin.
Hasil imbang yang diraih Persibo Bojonegoro atas Deltras FC dengan skor 1-1, kemungkinan akan meloloskan mereka ke babak delapan besar sebagai tim kedua dari Grup 3 mendampingi Persela Lamongan.
Namun, hal ini bisa saja berubah, lantaran hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait hasil akhir pertandingan yang berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo tersebut. Diketahui, laga panas itu berakhir ricuh yang melibatkan kedua tim, hingga suporter tuan rumah.
Evaluasi Tim Menjadi Langkah Utama Persela
Kekalahan tersebut tentu menjadi bahan introspeksi bagi tim, mengingat persaingan di babak delapan besar nanti akan semakin ketat. Babak delapan besar akan dihuni oleh para juara grup, sehingga Persela perlu melakukan evaluasi menyeluruh guna memperbaiki kelemahan di setiap lini.
Pelatih Persela, Zulkifli Syukur, mengungkapkan bahwa pertandingan melawan Gresik United berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama ingin meraih kemenangan. Namun, timnya tidak cukup tanggap terhadap serangan balik lawan yang menghasilkan gol kedua bagi Gresik United.
Penekanan pada Persiapan dan Perbaikan Kesalahan
Zulkifli menegaskan kekalahan ini justru memberikan efek positif bagi tim, karena memungkinkan tim pelatih untuk menilai perkembangan pemain. Hal ini sangat penting dalam mempersiapkan tim menghadapi babak delapan besar yang semakin kompetitif.
Para pemain juga diharapkan dapat belajar dari kesalahan yang terjadi dan lebih responsif menghadapi serangan balik yang kemungkinan besar akan terjadi di babak selanjutnya.
"Kekalahan ini akan menjadi evaluasi untuk tim dan meminimalisasi kesalahan di delapan besar," ungkap Zulkifli, dilansir dari Radar Lamongan.
Dia berharap evaluasi yang dilakukan dapat membawa tim ke arah yang lebih baik dalam menghadapi babak berikutnya.
“Kita akan evaluasi untuk menghadapi delapan besar, semoga bisa mencapai target,” tambah pelatih berusia 40 tahun itu.
Fokus pada Delapan Besar Menjadi Prioritas
Kapten Persela Lamongan, Tony Sucipto, juga menyatakan bahwa meski pertandingan away melawan Gresik United cukup menarik, fokus tim saat ini adalah untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi babak delapan besar.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
