
Skuad Persija merayakan selebrasi kemenangan di JIS. (Instagram Persija)
JawaPos.com - Manajemen Persija Jakarta buka suara perihal pergerakan Macan Kemayoran dalam bursa transfer paruh musim Liga 1 Indonesia 2024/2025. Klub kebanggaan the Jakmania itu ternyata sejak awal tak berniat untuk jor-joran.
Persija Jakarta hanya mendatangkan dua pemain saja pada bursa transfer paruh musim Liga 1 Indonesia 2024/2025. Yakni bek kiri Pablo Andrade dan striker lokal Yandi Sofyan. Kedua pemain itu didatangkan dengan skema berbeda.
Pablo Andrade jadi rekrutan pertama secara cuma-cuma karena pemain asal Brasil itu berstatus tanpa klub. Bek berusia 30 tahun itu sebelumnya membela klub Finlandia, FC Lahti dan kontraknya telah habis per 31 Desember 2024.
Kemudian Yandi Sofyan, juga direkrut oleh Persija Jakarta tanpa mengeluarkan biaya. Sebab, adik legenda Timnas Indonesia, Zainal Arief tersebut direkrut dengan status pinjaman dari Malut United FC.
Setelah mengumumkan kedatangan dua pemain itu, Persija langsung pasif. Tak ada lagi pengumuman pemain baru, dan yang ada hanyalah pemain keluar. Yakni Riko Simanjuntak, Adre Arido, Dia Syayid, dan Alwi Fadilah yang dipinjamkan ke klub lain.
Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas memberikan penjelasan perihal 'pasifnya' pergerakan Macan Kemayoran setelah mendatangkan Pablo Andrade dan Yandi Sofyan.
"Proses transfer putaran kedua itu kan tujuan utamanya untuk menambah kekuatan dan menjaga keseimbangan tim. Nah proses itu yang kami lakukan selama kurang lebih satu bulan," kata Bambang Pamungkas.
"Terutama dalam 10 hari terakhir lah. Dan alhamdulillah kita bisa menjalankan semua rencana transfer dengan sukses," tambahnya dalam Ngobrol Bareng Persija di Sarinah, Jakarta, Jumat (17/1) sore.
Menurut Bambang Pamungkas, diskusi yang terjalin antara dirinya, pelatih Carlos Pena dan manajemen yang diwakili Mohamad Prapanca, berjalan mulus. Semua yang dibutuhkan tim untuk putaran kedua telah terpenuhi.
"Saya berterima kasih ke Coach Pena dan manajemen Pak Panca karena terkait semua diskusi yang terjadi dan manajemen memberikan semua yang dibutuhkan pelatih dan semua tujuan tim dan kita berhasil dapatkan dua pemain," terang Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas.
Lebih jauh, legenda hidup Persija Jakarta itu juga menyebut bahwa target dan rencana transfer klub pada pertengahan musim memang tak banyak berbelanja.
"Dari awal target manajemen itu ada dua, posisi bek kiri dan striker. Setelah itu posisi kita menunggu," jelasnya.
Manajer Persija yang juga pemain legendaris Macan Kemayoran, Bambang Pamungkas

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
