
Kurniawan Dwi Yulianto mulai bekerja bersama Head Coach Indra Sjafri. (Instagram: Timnas Indonesia)
JawaPos.com - Legenda sepak bola Indonesia yang telah berkiprah di dunia internasional, lebih tepatnya Como 1907, kembali ke Indonesia sebagai jajaran pelatih Timnas Indonesia U-20 yang akan berkiprah di gelaran Piala Asia U-20 China, pertengahan Februari mendatang. “si Kurus” sapaan akrabnya, telah menimba ilmu yang cukup lama di Italia.
Kedatang Kurniawan Dwi Yulianto banyak menyita perhatian, sebab pelatih berkepala pelontos ini sebelumnya digadang-gadang menjadi pelatih lokal yang akan menjadi bagian dari Timnas Senior bersama Patrick Kluivert, Danny Landzaat, dan juga Alex Pastoor. Nyatanya, ia bergabung dengan jajaran pelatih Indra Sjafri.
Kurniawan Dwi Yulianto sempat merasakan menimba ilmu di tanah Italia bersama tim Serie B yang sudah mendapatkan promosi ke Serie A, Como 1907. Pada tahun 2022, Kurniawan Dwi Yulianto datang ke Como, bagian dari konglomerasi Djarum Group sebagai asisten pelatih Giacomo Gattuso dan Osian Roberts.
Karir kepelatihannya menjadi semakin cemerlang ketika tim asal Lombardy dengan penduduk yang cukup sedikit ini mendatangkan Cesc Fabregas sebagai kepala pelatihnya. Bersama Cesc Fabregas, Kurniawan membantu tim asal Lombardy, Italia Utara ini promosi ke Serie A setelah 21 tahun.
Promosi ini dipastikan setelah Como 1907 finish di peringkat dua Serie B musim 2023/2024, berkat hasil imbang 1-1 melawan Cosenza serta kekalahan Venezia dari Spezia. Hal ini juga menjadikan Kurniawan Dwi Yulianto merupakan pelatih pertama asal Indonesia yang berkiprah di Serie A.
Selain berkiprah sebagai asisten pelatih Cesc Fabregas di Como, Kurniawan Dwi Yulianto juga membina pemain muda atau tim Primavera U-19 milik Como. Pengembangan usia dini yang menjadi fokus Como 1907 ingin membuat mentalitas kompetitif bagi anak-anak muda dalam kompetisi sepak bola yang akan mereka hadapi kemudian hari.
Bekal yang didapat di Malaysia dan khususnya Italia dengan kultur sepak bola Eropa yang kental akan pembinaan usia dini, membuatnya ditarik pulang oleh PSSI. Harapannya, dengan mentalitas, kemampuan, dan wawasan yang dimiliki oleh Kurniawan Dwi Yulianto, permainan Timnas U-20 di Piala Asia U-20 menjadi lebih menarik.
Kedatangannya di jajaran kepelatihan Timnas U-20 juga mendapat sambutan yang baik dari staf pelatih, khususnya kepala pelatih Indra Sjafri. Indra Sjafri mengatakan bahwa kedatangan Kurniawan Dwi Yulianto memberikan harapan bahwa skuad akan menjadi lebih solid dan siap menjalani Piala Asia U-20.
"Terima kasih saya diberi kesempatan untuk kembali ke Tim Nasional. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, untuk Tim Nasional saya selalu siap. Membantu Timnas U-20 ini di lini depan, mudah-mudahan apa yang menjadi target bisa tercapai,” ungkap Kurniawan Dwi Yulianto di sela-sela sesi latihan Timnas Indonesia U-20.
Dengan Lisensi A Pro yang dikantongi oleh Kurniawan Dwi Yulianto, pastinya masyarakat Indonesia berharap “Si Kurus” mampu memberikan motivasi, dorongan, latihan yang lebih berkualitas kepada para penyerang Tim Nasional Indonesia U-20 yang minim pengalaman dan mentalitas yang lebih baik lagi ketika bertanding melawan tim besar.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
