Andhika Mulia Pratama (tengah), dipanggil oleh Patrick Kluivert untuk mengikuti wawancara. (Instagram Andhika Mulia Pratama)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert diketahui telah melakukan serangkaian wawancara dengan beberapa pelatih asal Indonesia sejak Senin (3/2). Langkah ini menjadi bagian dari upaya PSSI dan tim kepelatihan Timnas Indonesia untuk mencari talenta terbaik yang dapat membantu membangun fondasi kuat bagi skuad Garuda di masa depan.
Dari beberapa nama yang ditemui langsung, salah satu yang menarik perhatian adalah Andhika Mulia Pratomo, pelatih muda asal Yogyakarta. Selain Andhika, Kluivert juga mewawancarai pelatih kepala Persela Lamongan, Zulkifli Syukur.
Profil Singkat Andhika Mulia Pratomo
Meskipun berasal dari Yogyakarta, nama Andhika mungkin belum terlalu dikenal luas oleh pecinta sepak bola di kota tersebut. Hal ini karena perjalanan karier kepelatihannya lebih banyak berkembang di luar daerah asalnya.
Andhika mengawali karier kepelatihannya pada 2017 sebagai pelatih kepala UNY FC. Kemudian, pada 2019, ia bergabung dengan Kalteng Putra sebagai pelatih kebugaran. Pengalamannya terus bertambah dengan bergabung ke Persijap Jepara dan Sulut United sebagai pelatih fisik.
Pada 2021, Andhika sempat menjadi bagian dari PSM Makassar dan kemudian bergabung dengan Persak Kebumen. Kariernya semakin berkembang ketika ia bergabung dengan Persipal Palu pada 2022 sebagai asisten pelatih. Tak hanya itu, pada 2023, ia dipercaya menjadi caretaker Persipal Palu dan sukses membawa tim tersebut melaju ke babak 12 besar Liga 2.
Saat ini, Andhika telah mengantongi lisensi A AFC Diploma, yang didapatkannya pada 2024 melalui program kepelatihan di Surabaya dan Yogyakarta. Dengan usianya yang masih 34 tahun, ia menjadi salah satu pelatih muda potensial yang bisa berkontribusi dalam pengembangan sepak bola nasional.
Wawancara Bersama Tim Kepelatihan Timnas
Dalam wawancara dengan KRjogja.com pada Rabu (5/2/2025), Andhika mengungkapkan bahwa ia menjalani sesi interview di Jakarta dan bertemu langsung dengan tim kepelatihan Timnas Indonesia.
"Saya mendapatkan panggilan dari PSSI untuk menjalani wawancara langsung dengan staf kepelatihan Timnas. Dalam sesi itu, kami banyak berdiskusi mengenai metode kepelatihan, pemahaman tentang kebugaran pemain, dan bagaimana saya dapat berkontribusi jika bergabung dengan Timnas," ujarnya.
Menurutnya, sesi wawancara ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam perjalanan kariernya. Meski belum ada kepastian mengenai langkah selanjutnya, ia tetap optimistis dan menantikan keputusan dari PSSI.
"Pengalaman ini luar biasa bagi saya. Saat ini saya masih menunggu kabar lebih lanjut dari PSSI, tetapi bisa berbincang langsung dengan tim kepelatihan Timnas adalah hal yang sangat berarti," tambahnya.
Andhika Masuk dalam Radar Timnas Indonesia?
Langkah Patrick Kluivert dalam melakukan wawancara dengan beberapa pelatih di Indonesia menunjukkan bahwa ia ingin membangun struktur kepelatihan Timnas dengan pendekatan yang lebih modern dan berbasis kompetensi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022