Persebaya Surabaya makin jauh dari gelar juara usai dikalahkan Persis Solo. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya semakin menjauh dari persaingan gelar juara Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kekalahan menyakitkan dari Persis Solo membuat posisi mereka semakin terancam di papan atas klasemen.
Laga antara Persis Solo dan Persebaya Surabaya berlangsung dramatis di Stadion Manahan, Solo. Green Force harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Gilson Costa menerima kartu merah pada menit ke-53.
Meskipun kekurangan satu pemain, Persebaya Surabaya tetap mampu menyamakan kedudukan melalui penalti Francisco Rivera. Gol tersebut membuat skor kembali imbang 1-1 pada menit ke-74 setelah sebelumnya Persis unggul lewat gol Moussa Sidibe.
Sayangnya, Persebaya Surabaya gagal mempertahankan hasil imbang hingga peluit akhir. Pada menit ke-90+3, Ramadhan Sananta mencetak gol spektakuler yang memastikan kemenangan 2-1 untuk Persis Solo.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persebaya Surabaya yang berambisi untuk tetap bersaing di jalur juara. Mereka masih bertahan di peringkat ketiga klasemen dengan 38 poin, tetapi posisi mereka kini dalam bahaya.
Dewa United yang berada di posisi keempat dengan 37 poin hanya terpaut satu angka dari Persebaya Surabaya. Jika mereka berhasil menang dalam laga berikutnya, posisi Green Force bisa tergusur dari tiga besar.
Dewa United dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Pakansari, Bogor, pada Sabtu, 8 Februari. Jika mereka meraih kemenangan, maka Persija dan Persebaya Surabaya akan turun peringkat, sementara Dewa United naik ke posisi runner-up.
Ancaman bagi Persebaya Surabaya tidak hanya datang dari Dewa United. Bali United yang kini berada di posisi keenam juga bisa mendekati perolehan poin mereka.
Bali United saat ini mengoleksi 34 poin, hanya tertinggal empat angka dari Persebaya Surabaya. Jika mereka menang melawan PSS Sleman pada 9 Februari, selisih poin akan terpangkas menjadi satu angka.
Situasi ini membuat persaingan di papan atas semakin sengit. Persebaya Surabaya harus segera bangkit jika tidak ingin semakin melorot ke papan tengah klasemen.
Catatan buruk Persebaya Surabaya semakin memprihatinkan dengan enam pertandingan tanpa kemenangan. Dari enam laga terakhir, mereka hanya mampu meraih satu hasil imbang dan lima lainnya berakhir dengan kekalahan.
Satu-satunya poin yang mereka dapatkan adalah hasil imbang 1-1 melawan Persita Tangerang. Sisanya, mereka harus menelan kekalahan dari lawan-lawan mereka di Liga 1.
Sementara itu, kemenangan atas Persebaya Surabaya menjadi momentum penting bagi Persis Solo. Hasil ini membawa mereka keluar dari posisi juru kunci klasemen sementara Liga 1.
Persis kini berada di peringkat ke-16 dengan 17 poin, meskipun masih berada di zona degradasi. Namun, kemenangan ini bisa menjadi awal kebangkitan bagi mereka di sisa musim.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
