Tanpa beberapa pilang penting seperti Mohammed Rashid (kanan), Persebaya Surabaya tetap tak boleh kalah dari PSBS Biak. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya menghadapi tantangan berat jelang laga pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2024/2025 melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo, 15 Februari 2025. Selain performa buruk dalam enam laga terakhir, Green Force juga kehilangan beberapa pemain penting.
Pelatih kepala Paul Munster dipastikan absen mendampingi tim akibat akumulasi kartu kuning. Ia menerima kartu kuning kedua saat Persebaya Surabaya kalah 2-1 dari Persis Solo pada 7 Februari 2025 setelah sebelumnya mendapat kartu di laga kontra PSS Sleman.
Ini bukan pertama kalinya Munster tak bisa mendampingi tim akibat akumulasi kartu. Sebelumnya, ia juga harus melewatkan laga penting saat Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC pada 7 Desember 2024.
Selain kehilangan pelatih kepala, Persebaya Surabaya juga harus bermain tanpa Mohammed Rashid yang mengalami nasib serupa. Pemain asal Palestina itu telah mengoleksi empat kartu kuning yang membuatnya harus menjalani sanksi larangan bermain satu laga.
Mohammed Rashid sejauh ini telah memainkan 22 pertandingan dengan total 1.917 menit bermain. Gelandang asal Palestina itu mencetak enam gol dengan xG sebesar 3.85 dan memiliki akurasi umpan 80%. Rashid punya peran yang cukup krusial di lini tengah Persebaya Surabaya.
Kondisi semakin buruk dengan absennya Gilson Costa yang menerima kartu merah di laga terakhir. Gelandang bertahan asal Portugal itu menjadi pilar penting dalam skema permainan Persebaya Surabaya sepanjang musim ini.
Gilson Costa tampil dalam 21 pertandingan dengan total 1.375 menit bermain. Ia memiliki xG sebesar 0.83, tanpa gol, tetapi memiliki akurasi umpan mencapai 90%. Meski banyak kritik ditujukan kepadanya, kehilangan Gilson Costa cukup membuat Paul Munster pusing memilih gelandang bertahan yang bisa diandalkan.
Dua pemain asing lainnya, Bruno Moreira dan Slavko Damjanovic, juga diragukan tampil dalam laga kontra PSBS Biak. Keduanya absen pada laga terakhir dan masih dalam pemantauan tim medis untuk memastikan kondisi mereka.
Kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira berkontribusi besar di lini serang dengan 20 pertandingan dan 1.746 menit bermain. Pemain asal Brasil itu mencetak empat gol, satu assist, dan memiliki xG sebesar 3.45. Tanpa kehadirannya Green Force kehilangan daya gedor di lini depan.
Begitu juga dengan Slavko Damjanovic yang menjadi andalan di lini belakang dengan 21 pertandingan dan 1.796 menit bermain. Bek asal Montenegro itu mencatatkan satu assist, akurasi umpan 88%, dan hanya mendapatkan satu kartu kuning sepanjang musim.
Selain itu, Persebaya Surabaya juga masih menunggu kepastian kondisi Kadek Raditya yang mengalami cedera saat menghadapi Persis Solo. Kehilangan Kadek akan menjadi pukulan telak karena ia adalah rekan duet Slavko di jantung pertahanan.
Dengan lima pemain inti yang berpotensi absen dengan rincian 4 pemain asing dan 1 pemain lokal, Persebaya Surabaya harus mencari solusi cepat sebelum menjamu PSBS Biak. Apalagi, manajemen telah memberi ultimatum dua laga ke depan akan menjadi penentu nasib Paul Munster.
Dalam enam laga terakhir, Persebaya Surabaya mengalami krisis performa dengan lima kekalahan dan satu hasil imbang. Rentetan hasil buruk ini membuat posisi Munster sebagai pelatih kepala semakin goyah di mata manajemen.
Jika gagal meraih hasil positif melawan PSBS Biak dan Dewa United pada 21 Februari 2025, Munster bisa kehilangan pekerjaannya. Manajemen menuntut perubahan instan untuk menyelamatkan musim Persebaya Surabaya yang kian merosot di papan klasemen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022