Nadeo Argawinata tak sabar mendapat penanganan langsung dari staf kepelatihan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia. (Instagram @nadeowinataa)
JawaPos.com - Kepercayaan diri tinggi dimiliki Nadeo Argawinata terkait persaingan tempat penjaga gawang di Timnas Indonesia. Kiper Borneo FC Samarinda itu yakin dirinya bisa menembus skuad Garuda - julukan Timnas - yang kini dipimpin pelatih Patrick Kluivert.
PSSI melakukan perubahan komposisi tim kepelatihan Timnas Indonesia. Federasi tak lagi mempekerjakan Shin Tae-yong beserta para asistennya untuk menangani skuad Garuda.
Posisi Shin Tae-yong diganti oleh pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert. Legenda sepak bola Eropa itu membawa dan menunjuk sejumlah asisten pelatih yang juga dari negaranya, seperti Denny Landzaat, Alex Pastoor, Gerald Vanenburg, Sjoerd Woudenberg.
Perubahan tim kepelatihan Timnas Indonesia itu membuat peluang para pemain yang dipanggil jadi terbuka semua. Para pemain yang sebelumnya jadi langganan timnas, tak ada jaminan akan dipanggil kembali.
Begitu pula dengan mereka yang sebelumnya tak dipanggil, jadi punya kesempatan untuk masuk skuad Garuda.
Apalagi, Patrick Kluivert beserta asistennya sudah mulai melakukan safari pertandingan Liga 1 2024/2025. Mereka mendatangi stadion untuk nonton sejumlah laga dan memantau pemain-pemain yang bisa dipanggil.
Nadeo Argawinata, kiper Borneo FC Samarinda termasuk pemain yang sudah dipantau tim kepelatihan. Alex Pastoor dan Denny Landzaat datang ke Stadion Gelora Kie Raha untuk menyaksikan duel Malut United FC vs Borneo FC Samarinda.
Nadeo pun senang bisa dipantau. Dia juga punya keyakinan tinggi dirinya akan dapat pemanggilan tim nasional lagi.
"Saya sangat optimistis dengan kerja saya di lapangan. Saya selalu berusaha menunjukkan penampilan yang terbaik," katanya usai melawan Malut United.
Kiper berusia 27 tahun itu punya satu modal ciamik untuk bisa dipanggil Timnas Indonesia, yakni memegang persaingan top clean sheet atau jumlah laga tak kebobolan terbanyak.
Berdasarkan data Transfermarkt, Nadeo memimpin di peringkat pertama dengan mencatatkan 9 kali tak kebobolan dalam 18 pertandingan yang dimainkan. Dia mengungguli kiper Persib, Kevin Ray Mendoza, yang hanya 8 cleansheet dalam 16 pertandingan.
Selain itu, catatan Nadeo juga lebih baik dari pesaingnya di Timnas Indonesia seperti kiper Adi Satryo (PSIS Semarang) yang hanya tujuh cleansheet dari 14 laga dan Ernando Ari (Persebaya Surabaya) dengan empat cleansheet dari 13 laga.
Terlepas dari itu, Nadeo juga enggan jemawa karena dia yakin bahwa seluruh pemain Liga 1, termasuk kiper akan berjuang semaksimal mungkin agar dilirik Timnas Indonezsia.
"Semua pemain di Liga 1 pasti ingin menunjukkan penampilan terbaik di klub dan proyeksi ke timnas yang sedang berjuang menembus Piala Dunia," jelasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
