Potret mantan pelatih Persebaya Surabaya Aleksandar Dimitrov Kostov semasa hidupnya. (corner.dir.bg)
JawaPos.com — Aleksandar Dimitrov Kostov, atau akrab disapa Sasho Kostov, adalah sosok legendaris dalam dunia sepak bola Bulgaria. Lahir pada 2 Maret 1938 di Sofia, Bulgaria, ia mengawali kariernya sebagai penyerang berbakat bersama Levski Sofia.
Selama membela Levski Sofia, Sasho Kostov tampil dalam lebih dari 260 pertandingan, menunjukkan dedikasinya yang luar biasa. Kontribusinya yang signifikan membantu klub meraih berbagai gelar domestik.
Tak hanya sebagai pemain, Sasho Kostov juga berperan penting sebagai pelatih. Ia memimpin tim Haskovo pada awal 1980-an, membawa mereka bersaing di grup "A" liga Bulgaria.
Pada tahun 1995, Sasho Kostov merantau ke Indonesia untuk melatih Persebaya Surabaya, menjadi pelatih asing pertama dalam sejarah klub tersebut. Kehadirannya membawa angin segar bagi Green Force.
Di bawah asuhan Kostov, Persebaya Surabaya merekrut trio pemain asing: Plamen Kazakov dari Bulgaria, serta Dejan Antonic dan Nadoveza Branko dari Yugoslavia. Langkah ini menandai era baru bagi klub dalam kompetisi Liga Indonesia.
Meskipun hanya semusim bersama Persebaya Surabaya, Sasho Kostov meninggalkan jejak yang tak terlupakan. Setelah itu, ia melanjutkan kariernya dengan melatih Barito Putera.
Sasho Kostov juga pernah melatih klub-klub lain seperti Alki Larnaca di Siprus dan Ethnikos Achna. Pengalamannya yang luas menegaskan reputasinya sebagai pelatih berkaliber internasional.
Pada 15 April 2019, dunia sepak bola berduka atas kepergian Sasho Kostov yang meninggal di usia 81 tahun. Warisan dan dedikasinya tetap dikenang oleh banyak pihak.
Untuk mengenang jasanya, pada 4 Oktober 2024, para veteran Levski Sofia mengadakan turnamen khusus. Acara ini menjadi penghormatan atas kontribusi besar Sasho Kostov bagi klub.
Turnamen tersebut berlangsung di kota Haskovo, tempat di mana Sasho Kostov pernah melatih dan meninggalkan jejaknya. Pertandingan antara veteran Levski dan tim lokal menjadi sorotan utama.
Laga tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 3-2 untuk Levski. Gol-gol Levski dicetak oleh Milan Koprivarov, Valeri Bozhinov, dan Emil Angelov melalui penalti.
Sementara itu, tim tuan rumah memberikan perlawanan sengit dengan gol dari Delcho Stoilov dan Stamen Belchev. Pertandingan berlangsung seru dan penuh emosi.
Sasho Kostov memang memiliki ikatan kuat dengan kedua klub tersebut. Sebagai pemain, ia menjadi ikon bagi Levski Sofia, sementara sebagai pelatih, ia membawa Haskovo ke level tertinggi.
Di Indonesia, nama Sasho Kostov mungkin tidak sepopuler pelatih asing lainnya. Namun, kontribusinya dalam membentuk fondasi profesionalisme di Persebaya Surabaya patut diapresiasi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
