Jatmiko, mantan pemain Persebaya Surabaya yang kini bekerja di SMPN 48 Surabaya. (Sidiq Prasetyo/JawaPos.com)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya adalah klub yang memiliki sejarah panjang dan penuh kejayaan dalam sepak bola Indonesia. Salah satu momen emas dalam perjalanan klub ini terjadi pada musim Liga Indonesia 1996/1997.
Pada musim tersebut, Green Force sukses meraih gelar juara dengan mengalahkan Bandung Raya 3-1 di final yang berlangsung sengit.
Di balik keberhasilan Persebaya Surabaya, ada peran banyak pemain hebat, salah satunya adalah Jatmiko. Ia dikenal dengan julukan 'Si Supersub' karena sering memberikan dampak besar saat dimainkan dari bangku cadangan.
Perannya sebagai pemain pengganti yang efektif membuatnya menjadi bagian penting dalam skuad juara Persebaya Surabaya musim tersebut.
Karier sepak bola Jatmiko dimulai sejak usia 10 tahun ketika bergabung dengan Indonesia Muda (IM), klub internal Persebaya Surabaya.
Sebelum bergabung dengan IM, ia menghabiskan waktu bermain sepak bola di sekitar rumahnya. Lingkungannya yang mendukung kecintaannya terhadap sepak bola membentuk dasar keterampilannya sejak kecil.
"Istilahnya main sepak bola kampung. Saya kemudian diarahkan oleh om saya ke IM. Kebetulan lokasi latihan tim itu tak jauh dari rumah," kenang Jatmiko di kanal Youtube Pinggir Lapangan.
Perjalanan Jatmiko menuju klub profesional bermula ketika pamannya mengarahkan dirinya untuk bergabung dengan IM. Kebetulan, lokasi latihan IM tidak jauh dari rumahnya, sehingga memudahkannya untuk berlatih secara rutin.
Di klub ini, ia berlatih bersama beberapa pemain yang kemudian menjadi legenda Persebaya Surabaya, seperti Bejo Sugiantoro dan Anang Ma'ruf.
Pada tahun 1993, pelatih IM melihat bakat besar dalam diri Jatmiko dan merekomendasikannya untuk mengikuti seleksi Persebaya Surabaya Junior. Dalam seleksi tersebut, ia bergabung dengan Bejo Sugiantoro dan Anang Ma'ruf, yang juga memiliki bakat luar biasa.
Bakat alami serta kerja kerasnya membuat Jatmiko berhasil lolos seleksi dan menjadi bagian dari Persebaya Surabaya Junior.
Dua tahun bermain di level junior memberikan banyak pengalaman berharga bagi Jatmiko. Pada tahun 1995, ia mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi Persebaya Surabaya senior.
Saat itu, tim Persebaya Surabaya B yang diperkuat Jatmiko mengikuti turnamen di Semarang. Dalam ajang ini, performanya mencuri perhatian pelatih dan manajemen tim utama Persebaya Surabaya.
Dari turnamen tersebut, nama Jatmiko masuk dalam daftar skuad utama Persebaya Surabaya yang akan berlaga di Liga Indonesia musim 1995/1996. Saat itu, Persebaya Surabaya ditangani oleh pelatih asal Bulgaria, Alexander Dimitrov Kostov, yang akrab disapa Sasho Kostov.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
