Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Februari 2025 | 15.34 WIB

Mengenang Mendiang Bejo Sugiantoro, Kitman Legendaris Sutrisno Beny Ungkap Momen Mengharukan saat Persebaya Surabaya Juara Liga Indonesia 1996/1997

Sutrisno Beny ungkap rasa berduka kehilangan legenda dan sahabatnya di Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro. (Media Persebaya) - Image

Sutrisno Beny ungkap rasa berduka kehilangan legenda dan sahabatnya di Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Bejo Sugiantoro, legenda Persebaya Surabaya, meninggal dunia saat sedang beraktivitas di Lapangan Sier, Surabaya, pada Selasa (25/2/2025) sekitar pukul 16.50 WIB.

Tim Untag Rosita dan rekan-rekan seprofesi segera memberikan pertolongan pertama, dan Bejo segera dilarikan ke RS Royal Surabaya. Meski sudah mendapatkan penanganan medis maksimal, nyawa legenda Persebaya Surabaya ini tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Kabar duka ini tentu sangat mengejutkan banyak pihak, salah satunya Sutrisno Beny, kitman legendaris Persebaya Surabaya. Sutrisno, yang lebih akrab disapa Cak Bodong, mengenang Bejo sebagai sosok yang telah menemaninya sejak lama.

“Ya, sebenarnya kaget ya, tiba-tiba ada berita duka dari Abah Bejo Sugiantoro, saya menemani sejak dia junior, junior sampai pensiun, jadi pelatih, sekarang teman dekat ya,” kenangnya, Selasa (25/2/2025).

Hubungan Sutrisno dengan Bejo memang sudah terjalin lama. Ia menemani Bejo sejak Persebaya Surabaya meraih gelar juara Liga Indonesia 1996/1997, sebuah prestasi yang tak akan terlupakan oleh siapa pun yang terlibat di dalamnya.

“(Sekitar) 1997, 97-an, iya (saya menemani sejak Persebaya merengkuh gelar juara Liga Indonesia), orangnya baik sih, orangnya baik sekali, di lapangan dan di luar lapangan baik sekali,” ujarnya mengenang sosok mendiang yang menjadi panutan bagi banyak orang.

Bejo Sugiantoro dikenal sebagai salah satu pemain legendaris yang membela Persebaya Surabaya dengan penuh dedikasi. Keberhasilannya membawa Persebaya Surabaya juara Liga Indonesia 1996/1997 menjadi kenangan yang tak terlupakan, baik bagi tim maupun para pendukungnya.

“Ya (kaget dan sangat terpukul kehilangan mendiang Abah Bejo),” tuturnya dengan suara yang penuh emosi.

Sebagai kitman Persebaya Surabaya, Sutrisno selalu berada di sisi para pemain, mendukung mereka dalam setiap pertandingan. Perannya yang tak terlihat di lapangan, namun sangat penting, membuat hubungan dengan Bejo semakin erat, lebih dari sekadar hubungan profesional.

Bejo yang dikenal dengan sikap tenang dan penuh rasa tanggung jawab, selalu memberikan contoh baik bagi para pemain muda. “Dia selalu memberi semangat dan menjadi teladan bagi kami semua,” ungkap Sutrisno, mengenang betapa besar pengaruh Bejo dalam karier sepak bolanya.

Meski kini Bejo telah meninggalkan dunia ini, kenangan bersama mendiang akan selalu hidup dalam ingatan Sutrisno. “Saya sangat kehilangan, karena beliau adalah sosok yang luar biasa dalam hidup saya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Sutrisno Beny mengingat momen-momen indah bersama Bejo dengan penuh rasa haru. Kemenangan Persebaya Surabaya di tahun 1997 tak hanya membawa kebanggaan bagi klub, tetapi juga mempererat hubungan antara para pemain, staf, dan kitman yang selalu setia mendukung mereka.

Persebaya Surabaya, yang sudah lama menjadi kebanggaan warga Surabaya, kehilangan seorang sosok penting yang telah mengukir sejarah besar dalam perjalanan klub. Mendiang Bejo Sugiantoro selalu dikenang oleh Bonek, Bonita, dan semua yang pernah bekerja bersamanya.

Kehilangan ini tak hanya dirasakan oleh Sutrisno dan keluarga besar Persebaya Surabaya, tetapi juga oleh banyak orang yang pernah merasakan kebaikan hati Bejo.

Sebagai kitman, Sutrisno Beny selalu berada di belakang layar untuk memastikan segala hal berjalan lancar. Tugasnya mungkin seringkali tidak terlihat oleh publik, namun peranannya sangat vital dalam menjaga keharmonisan tim, yang juga dirasakan oleh Bejo selama bertahun-tahun.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore