Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Maret 2025 | 13.28 WIB

Erick Thohir Dapat Desakan Mundur dari Menteri BUMN, Lalu Bagaimana Nasib PSSI dan Timnas Indonesia?

Erick Thohir didesak mundur dari Menteri BUMN (@erickthohir)

JawaPos.com - Desakan agar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mundur mencuat setelah terungkapnya dugaan korupsi di PT Pertamina Patra Niaga yang menyebabkan kerugian negara signifikan. Pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati, menilai Erick Thohir lalai dalam pengawasan, sehingga kasus ini terjadi.

“Saya pikir kasus korupsi di Pertamina perlu mendapat perhatian serius dari Presiden karena nominalnya yang terbesar sepanjang sejarah korupsi di Indonesia. Untuk Erick Thohir lebih kepada ketidakcermatan dalam menganalisa laporan hasil kinerja dan juga pengawasan/audit terhadap pelaksanaan tugas dan tanggungjawab direksi,” kata Wasisto, Rabu (5/3).

“Kelalaian Erick Tohir sebagai pengelola BUMN yang alami kerugian karena tindakan kejahatan atau korupsi, membuat Erick layak diusut sekaligus didesak mundur,” kata Dedi. 

Selain menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Rangkap jabatan ini sebelumnya telah menimbulkan perdebatan mengenai efektivitas dan fokus dalam menjalankan kedua peran penting tersebut. Beberapa pihak mempertanyakan kemampuan Erick dalam membagi perhatian antara pengelolaan BUMN dan pembenahan sepak bola nasional.

Jika desakan mundur dari posisi Menteri BUMN semakin kuat dan Erick Thohir memutuskan untuk mengundurkan diri, hal ini dapat mempengaruhi kepemimpinannya di PSSI. Konsentrasi dan komitmen Erick dalam memajukan sepak bola Indonesia mungkin terganggu oleh dinamika politik dan hukum yang dihadapinya. Situasi ini bisa berdampak pada program-program strategis PSSI, termasuk persiapan Tim Nasional Indonesia menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan pemangku kepentingan sepak bola nasional untuk segera menyiapkan langkah antisipatif. Hal ini mencakup evaluasi kepemimpinan di PSSI dan memastikan bahwa program pengembangan sepak bola serta persiapan tim nasional tetap berjalan sesuai rencana, tanpa terpengaruh oleh isu di luar olahraga.

Keberlanjutan program PSSI dan prestasi Timnas Indonesia harus tetap menjadi prioritas, terlepas dari dinamika yang terjadi di tingkat pimpinan. Kolaborasi antara pemerintah, PSSI, dan komunitas sepak bola nasional diperlukan untuk menjaga momentum positif dalam pengembangan sepak bola Indonesia.

Terkini, PSSI bersama Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengadakan rapat kerja bersama. Rapat tersebut digelar untuk memutuskan pemberian izin kepada Joey Pelupessy, Emil Audero, dan Dean James untuk menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Dari rapat tersebut akhirnya disetujui, bahwa Komisi X DPR RI menyetujui pemberian kewarganegaraan RI kepada ketiganya.

Dengan demikian, meskipun Erick Thohir menghadapi desakan mundur dari jabatan Menteri BUMN, diharapkan hal ini tidak menghambat progres PSSI dan Timnas Indonesia dalam mencapai prestasi yang lebih baik di kancah internasional.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore