Erick Thohir didesak mundur dari Menteri BUMN (@erickthohir)
JawaPos.com - Desakan agar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mundur mencuat setelah terungkapnya dugaan korupsi di PT Pertamina Patra Niaga yang menyebabkan kerugian negara signifikan. Pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati, menilai Erick Thohir lalai dalam pengawasan, sehingga kasus ini terjadi.
“Saya pikir kasus korupsi di Pertamina perlu mendapat perhatian serius dari Presiden karena nominalnya yang terbesar sepanjang sejarah korupsi di Indonesia. Untuk Erick Thohir lebih kepada ketidakcermatan dalam menganalisa laporan hasil kinerja dan juga pengawasan/audit terhadap pelaksanaan tugas dan tanggungjawab direksi,” kata Wasisto, Rabu (5/3).
“Kelalaian Erick Tohir sebagai pengelola BUMN yang alami kerugian karena tindakan kejahatan atau korupsi, membuat Erick layak diusut sekaligus didesak mundur,” kata Dedi.
Selain menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Rangkap jabatan ini sebelumnya telah menimbulkan perdebatan mengenai efektivitas dan fokus dalam menjalankan kedua peran penting tersebut. Beberapa pihak mempertanyakan kemampuan Erick dalam membagi perhatian antara pengelolaan BUMN dan pembenahan sepak bola nasional.
Jika desakan mundur dari posisi Menteri BUMN semakin kuat dan Erick Thohir memutuskan untuk mengundurkan diri, hal ini dapat mempengaruhi kepemimpinannya di PSSI. Konsentrasi dan komitmen Erick dalam memajukan sepak bola Indonesia mungkin terganggu oleh dinamika politik dan hukum yang dihadapinya. Situasi ini bisa berdampak pada program-program strategis PSSI, termasuk persiapan Tim Nasional Indonesia menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan pemangku kepentingan sepak bola nasional untuk segera menyiapkan langkah antisipatif. Hal ini mencakup evaluasi kepemimpinan di PSSI dan memastikan bahwa program pengembangan sepak bola serta persiapan tim nasional tetap berjalan sesuai rencana, tanpa terpengaruh oleh isu di luar olahraga.
Keberlanjutan program PSSI dan prestasi Timnas Indonesia harus tetap menjadi prioritas, terlepas dari dinamika yang terjadi di tingkat pimpinan. Kolaborasi antara pemerintah, PSSI, dan komunitas sepak bola nasional diperlukan untuk menjaga momentum positif dalam pengembangan sepak bola Indonesia.
Terkini, PSSI bersama Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengadakan rapat kerja bersama. Rapat tersebut digelar untuk memutuskan pemberian izin kepada Joey Pelupessy, Emil Audero, dan Dean James untuk menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Dari rapat tersebut akhirnya disetujui, bahwa Komisi X DPR RI menyetujui pemberian kewarganegaraan RI kepada ketiganya.
Dengan demikian, meskipun Erick Thohir menghadapi desakan mundur dari jabatan Menteri BUMN, diharapkan hal ini tidak menghambat progres PSSI dan Timnas Indonesia dalam mencapai prestasi yang lebih baik di kancah internasional.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
