
Laga Persija vs Arema. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) The Jakmania, Diky Soemarno menyoroti masalah internal yang dialami Persija Jakarta di tengah musim Liga 1 Indonesia 2024/2025. Ia merasa persoalan Macan Kemayoran -julukan Persija- saat ini bukan berkaitan dengan tunggakan gaji, melainkan perihal mental.
Persija sedang jadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar sepak bola nasional, khususnya Liga 1. Sebab klub kebanggaan masyarakat Jakarta itu tengah dirundung permasalahan internal dalam beberapa waktu terakhir.
Hal itu terungkap setelah dibocorkan oleh Gustavo Almeida, penyerang Persija Jakarta yang menyebut ia dan rekan-rekannya sedang berjuang untuk bangkit dari keterpurukan, di tengah permasalahan yang ada.
Tepatnya pada 5 Maret lalu, di man Persija berhasil mengalahkan PSIS Semarang. Itu jadi kemenangan perdana Macan Kemayoran setelah lima pertandingan tanpa hasil positif.
Selain itu, Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena beserta kapten tim Rizky Ridho Ramadhani juga mengonfirmasi adanya masalah internal dalam tubuh tim. Tapi mereka menolak memberikan pernyataan lebih lanjut perihal masalah itu.
Sampai saat ini tak diketahui masalah apa yang dialami Persija. Tapi sempat berhembus kabar bahwa persoalan muncul karena adanya tunggakan gaji selama beberapa bulan.
Ketua Umum PP The Jakmania, Diky Soemarno pun langsung turun tangan. Dia mencoba berkomunikasi dengan manajemen Persija untuk meminta kejelasan dan kebenaran perihal masalah internal.
Diky mengungkapkan, manajemen membenarkan adanya masalah internal. Tapi tidak dijelaskan lebih detailnya. Pun begitu, Jakmania disebut olehnya terus dengan Persija, baik itu pemain, manajer, dan manajemen.
"Saya meminta untuk segera menyelesaikannya agar tidak terjadi masalah lain atau masalah yang lebih buruk. Dan, mereka, khususnya manajer dan manajemen, bilang bahwa akan segera diselesaikan," ujar Diky dalam keterangannya.
Terkait gaji, Diky berpendapat hal itu bukan jadi masalah internal Persija. Merujuk pada pernyataan Gustavo Almeida beberapa waktu lalu, dia menilai persoalan Persija sebenarnya adalah mental.
"Sebab, saat itu, dalam lima pertandingan, Persija nggak pernah menang setelah sebelumnya empat game menang berturut-turut," terang Diky Soemarno.
Selepas menjalani tren negatif itu, Persija memang sempat bangkit dengan menang atas PSIS Semarang. Tapi, Macan Kemayoran menelan kekalahan lagi ketika menjamu Arema FC.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
