
Suporter Persebaya Bonek menyalakan flare saat laga melawan Persib di Stadion Gelora Bung Tomo. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com — Duel panas dua tim legendaris akan kembali tersaji di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Persija Jakarta dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya pada Sabtu, 12 April 2025, dalam laga pekan ke-28 yang rencananya digelar di Stadion Gelora Bung Karno.
Pertandingan ini tidak hanya dinantikan karena rivalitas klasik kedua tim. Namun juga karena potensi besar memecahkan rekor penonton terbanyak di musim ini yang saat ini masih dipegang oleh Persebaya Surabaya.
Kehadiran suporter dari kedua tim diyakini bakal memenuhi stadion dengan kapasitas lebih dari 77 ribu penonton itu. Aura pertandingan besar dengan bumbu sejarah dan gengsi membuat antusiasme membuncah.
Menariknya, Persija datang ke pertandingan ini dengan kondisi kurang ideal. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu baru saja menelan dua kekalahan beruntun sebelum menghadapi Persebaya Surabaya.
Kedua kekalahan tersebut bahkan datang dari dua tim asal Jawa Timur. Persija dihantam Arema FC dengan skor 1-3 dan tumbang 0-1 saat bertandang ke markas Madura United.
Pelatih Persija, Carlos Pena, mengakui timnya sedang dalam fase frustrasi dan sulit bangkit. Namun ia tetap menatap laga melawan Persebaya Surabaya dengan harapan dan semangat tinggi.
Pelatih asal Spanyol itu ingin menjadikan amarah dan kekecewaan timnya sebagai bahan bakar untuk menang. Laga melawan Persebaya Surabaya dinilainya sebagai momentum kebangkitan yang sempurna.
“Kami memiliki kesempatan yang bagus melawan Persebaya di kandang,” kata Carlos Pena. “Akhirnya bisa disaksikan suporter akhir pekan nanti,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan pentingnya mengubah rasa frustasi menjadi energi positif di lapangan. Menurutnya, laga ini bisa menjadi titik balik bagi Persija.
“Kami harus mengonversi kekecewaan, frustasi, amarah menjadi energi untuk pertandingan melawan Persebaya,” ujar Pena. Pernyataan itu mempertegas betapa pentingnya laga ini bagi Macan Kemayoran.
Di sisi klasemen, peluang Persija untuk meraih gelar juara musim ini memang sangat kecil. Mereka kini menempati peringkat keempat dengan 43 poin dari 27 laga.
Persija tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung. Dengan hanya tujuh pertandingan tersisa, peluang untuk menyalip sangat tipis.
Namun Pena menegaskan timnya belum akan menyerah dalam sisa laga. Target utama mereka kini adalah mengunci posisi empat besar.
“Sekarang kami harus tetap berjuang untuk menjaga posisi,” kata Pena. “Target di musim ini adalah empat besar,” tegasnya lagi.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
