Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 April 2025 | 18.45 WIB

Kiper Persebaya Ernando Ari Buka Suara Terkait Kesalahannya Keluar Sarang hingga Membuahkan Gol Persija

Selebrasi pemain Persija Jakarta Muhammad Rayhan Hannan usai membobol gawang Persebaya Surabaya pada pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari, hampir saja menjadi biang kerok kekalahan. Tindakan sembrononya saat meninggalkan sarangnya untuk memotong pergerakan pemain Persija, Rayhan Hannan, malah berujung gol bagi Macan Kemayoran.

Beruntung, tak sampai lima menit, Persebaya sukses menyamakan skor 1-1 berkat sundulan berkelas Flavio Silva menerima umpan tendangan sudut Toni Firmansyah.

Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/4), itu berakhir tanpa pemenang dengan skor akhir 1-1.

Ernando Ari pun mengakui telah membuat kesalahan yang tentunya membuatnya kecewa setelah laga berakhir.

"Cukup kecewa karena berakhir dengan imbang. Apalagi, tadi golnya kesalahan saya," kata Ernando.

Hasil tersebut merupakan hasil imbang kedua berturut-tutut Green Force setelah sebelumnya ditahan seri PSIS di Gelora Bung Tomo pada laga terakhir sebelum libur Lebaran, 12 Maret lalu.

Meski Nando, sapaan akrabnya, kecewa dengan kesalahan yang ia lakukan, namun ia mengaku cukup lega karena hasil akhir masih bisa merapatkan jarak dengan posisi kedua dan pemuncak klasemen Liga 1, Dewa United dan Persib, yang juga meraih hasil imbang.

"Tapi, tidak apa-apa. Malam ini kita kembali dengan hasil yang tidak mengecewakan dan tidak membuat kita senang. Jadi, hasil seri ini bisa membuat kita tetap stay di posisi (klasemen) ini," imbuhnya.

Kiper Timnas Indonesia ini juga memuji ribuan Bonek pada pertandingan ini yang rela jauh-jauh datang dari Surabaya untuk mendukung Green Force.

"Mereka sangat membantu kami dan membuat kami jadi semangat. Jadi, itu adalah dukungan terbaik bagi kami," kata dia.

Di sisi lain, pembobol gawang Nando, Rayhan Hannan, menegaskan tidak puas dengan hasil akhir saat menghadapi Green Force. Ia pun bertekad terus bekerja keras agar Persija bisa meraih hasil terbaik di setiap laga sisa.

"Masih ada enam game yang harus kita lalui. Kita harus bekerja lagi. Kita harus bekerja lagi besok untuk menyelesaikan kesempatan ini," tegasnya.

Terkait dengan selebrasi yang meletakkan tangan di depan matanya seolah-olah memakai kaca mata, hal itu terinspirasi dari pemain favoritnya, Pedri.

"Mungkin banyak juga yang melakukan selebrasi kayak gitu di Eropa, tapi simpelnya saya suka Barcelona, saya suka melihat Pedri main. Jadi saya ikutin," jelas Hannan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore