
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com - Liga 1 2024-2025 cukup sangat kejam bagi pelatih. Tercatat, sepanjang musim ini total ada delapan klub yang melakukan pergantian juru taktik.
Kondisi itu membuat pelatih Persebaya Paul Munster angkat bicara. Baginya, pergantian pelatih di Liga 1 seperti sudah menjadi tradisi. "Saya tahu ini (pemecatan pelatih) jadi budaya di Indonesia. Setelah beberapa kekalahan, pelatih biasanya langsung diganti," kata pelatih 43 tahun itu.
Baginya, hal itu sangat tidak masuk akal. Sebab, harusnya pihak klub bisa lebih sabar. Kemudian menunggu progres dari pelatih yang sudah dipercaya menangani klub. Dia mencontohkan kebiasaan di klub yang ada di luar negeri. Kondisinya sangat berbeda dengan di Indonesia.
"Di negara lain, yang dilakukan justru sebaliknya. Klub selalu memberikan kepercayaan dan waktu kepada pelatih," kata mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut. Dan, dia melihat klub yang memberi kepercayaan lama kepada para pelatihnya selalu menuai kesuksesan.
"Silahkan lihat, klub-klub yang mempertahankan pelatihnya cukup lama biasanya konsisten berada di posisi atas," terang pelatih asal Irlandia Utara itu. Hal itu bukan tanpa alasan. "Karena bagi klub, stabilitas itu sangatlah penting," tambah pelatih kelahiran 9 Februari 1982 tersebut. Cuma, di Liga 1 hal itu belum bisa diterapkan.
Meski begitu, Munster yakin ke depan klub-klub Indonesia akan melakukan hal yang sama. "Malah sekarang saya lihat sudah mulai ada perubahan ke arah yang lebih baik," pungkas Munster.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
