
Bek andalan Leeds United Pascal Struijk. (Dok. BBC)
JawaPos.com–Nama Pascal Struijk tengah ramai dibicarakan, terutama di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Bek andalan Leeds United itu sukses mengantarkan timnya promosi ke Premier League musim 2025/2026 usai membantai Stoke City dengan skor mencolok 6-0 pada 20 April lalu.
Kemenangan tersebut sekaligus mengokohkan posisi Leeds di puncak klasemen sementara Championship 2024/2025 dengan koleksi 94 poin, meskipun masih menyisakan beberapa pertandingan. Struijk, yang sudah memperkuat tim senior sejak 2018, kini menjadi salah satu pilar penting dalam skuad asuhan Daniel Farke.
Bakat besar Struijk tak luput dari pantauan PSSI, yang sejak 2023 sudah memasukkan namanya dalam daftar pemain keturunan yang berpotensi dinaturalisasi. Namun, saat itu bek kelahiran Deurne, Belgia, ini masih memiliki ambisi untuk membela Timnas Belanda.
Meski sempat ditolak, PSSI belum menyerah. Baru-baru ini, pendekatan kembali dilakukan, kali ini lewat pelatih Patrick Kluivert. Mereka bahkan bertemu langsung usai laga Oxford United vs Leeds United pada 18 April, membicarakan peluang Struijk memperkuat Timnas Indonesia.
Struijk memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya yang pernah tinggal di Hindia Belanda nama Indonesia sebelum merdeka. Mereka pindah ke Belgia sudah sejak lama, namun jejak itu tetap melekat dalam sejarah keluarga.
"Ada koneksi saya dengan Indonesia. Kakek dan nenek saya berasal dari Hindia Belanda. Tapi saya heran, kok orang-orang bisa tahu saya punya darah Indonesia?" ucap Struijk dalam wawancara pada 2020.
PSSI kini tengah mendalami dokumen serta catatan sejarah yang dapat memperkuat bukti bahwa Struijk memang berhak membela Merah Putih melalui jalur keturunan.
Kehadiran pemain berpengalaman seperti Struijk sangat dibutuhkan Indonesia, terutama jelang laga penting menghadapi Tiongkok dan Jepang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pada 5 dan 10 Juni.
Dengan target enam poin di dua laga tersebut, PSSI terus mencari pemain berdarah Indonesia yang punya kualitas internasional. Kehadiran Struijk di lini belakang akan jadi tambahan signifikan, mengingat pengalamannya di kompetisi sekelas Premier League.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
