
Irfan Jaya cetak gol ketiga Bali United dalam laga penuh dominasi atas PSIS Semarang di Stadion Dipta. (@baliunitefc)
JawaPos.com - Bali United tampil garang saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan pekan ke-31 Liga 1 2024/2025. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis malam (1/5), Serdadu Tridatu menang telak dengan skor 4-0, hasil yang menandai kebangkitan mereka sekaligus memperburuk nasib tim tamu yang kini makin tenggelam di zona degradasi.
Kemenangan besar ini diwarnai dua gol bunuh diri dari pemain PSIS, yakni Joao Ferrari di menit ke-22 dan Ridho Syuhada di menit ke-51. Dua gol tambahan dicetak Irfan Jaya (66’) dan Novri Setiawan (90+2’), yang memastikan Bali United memetik tiga poin krusial.
PSIS Semarang datang ke Bali dalam kondisi terpuruk, tanpa pelatih kepala usai pemecatan Gilbert Agius, dan minim kekuatan menyusul mundurnya beberapa pemain karena persoalan internal, termasuk gaji yang belum dibayar. Nama-nama seperti Roger Bonet dan Evandro Brandao absen, meninggalkan Mahesa Jenar dalam kondisi rapuh.
Situasi ini dimanfaatkan betul oleh tim tuan rumah. Anak asuh Stefano Cugurra langsung menekan sejak awal laga. Gol pembuka terjadi saat Joao Ferrari membelokkan umpan silang Boris Kopitovic ke gawang sendiri. PSIS yang sempat mendominasi penguasaan bola malah kembali kecolongan di babak kedua lewat blunder Ridho Syuhada.
Setelah unggul dua gol, Bali United tak mengendurkan tekanan. Irfan Jaya berhasil mencetak gol ketiga usai menerima umpan terobosan ciamik dari Kadek Arel. Di masa injury time, Novri Setiawan menyempurnakan kemenangan lewat sundulan tajam menyambut umpan Rahmat Arjuna dari sisi kiri.
Menariknya, meski PSIS unggul tipis dalam penguasaan bola (54 persen), mereka kesulitan menembus pertahanan rapat Bali United. Hanya dua dari sepuluh percobaan tembakan yang mengarah ke gawang, tanpa ancaman berarti bagi kiper tuan rumah.
Sebaliknya, Bali United tampil efisien dan solid, menunjukkan dominasi total baik dari segi serangan maupun pertahanan. Hasil ini membawa mereka naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan 47 poin, menyamai raihan Persija Jakarta namun unggul selisih gol.
Sebaliknya, PSIS Semarang tetap tertahan di peringkat ke-17 atau satu strip dari dasar klasemen. Dengan 25 poin dari 31 laga, mereka tertinggal empat angka dari zona aman. Masa depan Mahesa Jenar di Liga 1 kian mengkhawatirkan, apalagi dengan sisa musim yang kian menipis.
Pertandingan ini juga menjadi bagian dari perpisahan pelatih Stefano Cugurra Teco yang akan meninggalkan Bali United di akhir musim setelah enam tahun membesut tim. Kemenangan atas PSIS menjadi momen manis menjelang akhir masa tugasnya.
Selanjutnya, Bali United akan menghadapi ujian berat saat bertemu Persija Jakarta pada Sabtu (10/5). Sementara itu, PSIS harus segera bangkit saat menjamu PSS Sleman sehari sebelumnya laga yang bisa menjadi penentu hidup dan mati mereka di zona degradasi Liga 1.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
