
Gali Freitas dikawal bek Bali United (Dok. PSIS Semarang)
JawaPos.com - PSIS Semarang tengah berada di ambang degradasi Liga 1. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu masih menghuni dasar klasemen sementara dan menghadapi tekanan besar untuk keluar dari zona merah.
Pelatih sementara PSIS, Muhammad Ridwan, menyatakan bahwa setiap pertandingan tersisa kini dianggap sebagai laga final. Menurutnya, hanya kemenangan yang bisa menyelamatkan tim dari situasi kritis ini.
“Semua pertandingan sekarang seperti final. Kami mempersiapkannya secara spesial. Tidak cukup hanya dapat poin, kami harus menang. Seluruh pemain sudah fokus untuk menghadapi laga melawan PSS Sleman,” ujar Ridwan.
Dalam pertandingan melawan Bali United yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (1/5), PSIS kalah 0-2 akibat dua gol bunuh diri dari pemain mereka sendiri.
“Saya pun pernah mengalami gol bunuh diri. Kita lihat, dua pemain ini dikenal religius. Saya percaya itu hanya karena posisi dan timing yang tidak tepat,” kata Ridwan.
Dengan waktu yang kian menipis, PSIS Semarang dihadapkan pada tugas berat untuk menyapu bersih tiga pertandingan tersisa.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
