Timnas Futsal Putri Indonesia akan berhadapan dengan Tiongkok di perempat final Piala Asia Futsal Wanita 2025. (Dok. FFI)
JawaPos.com - Timnas Futsal Putri Indonesia menatap pertandingan perempat final Piala Asia Futsal Wanita 2025 kontra Tiongkok dengan penuh percaya diri. Garuda Pertiwi optimistis dapat meraih kemenangan dan memperlebar kans lolos ke Piala Dunia Futsal Wanita 2025.
Para srikandi Merah Putih telah melewati fase penyisihan grup Piala Asia Futsal Wanita 2025 dengan cukup baik. Mereka menjadi peringkat ketiga terbaik, berkat mengoleksi empat angka di grup C.
Empat angka itu diperoleh setelah Timnas Futsal Putri Indonesia meraih kemenangan atas Bahrain (5-1) dan menahan imbang Thailand (0-0). Mereka cuma kalah dari Jepang (2-5) pada laga pembuka grup C.
Hasil itu membuat Indonesia dipastikan menghadapi Tiongkok di perempat final Piala Asia Futsal Wanita 2025. Tuan rumah jadi lawan Garuda Pertiwi karena berstatus sebagai juara grup A.
"Untuk pertandingan melawan Tiongkok, kami sudah menganalisis mereka dan mengevaluasi permainan kami," ujar Citra Adisti, asisten pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia saat dihubungi JawaPos.com, Senin (12/5).
Citra yang juga legenda futsal Indonesia, mengatakan bahwa skuad cukup percaya diri dalam menatap laga kontra Tiongkok karena sudah menjalani persiapan dengan baik. Garuda Pertiwi bahkan sempat melakoni uji coba dari sebelum Piala Asia Wanita 2025.
Yakni pada akhir April lalu, di mana Timnas Futsal Putri Indonesia dua kali bentrok dengan Tiongkok. Hasilnya, Garuda Pertiwi menang sekali dengan skor 4-1, lalu kalah 2-3 pada pertemuan kedua.
"Apalagi sebelum ke sini (Piala Asia Futsal Wanita 2025), kami sudah melakoni dua pertandingan persahabatan melawan Tiongkok dengan hasil sekali menang dan sekali kalah," terangnya.
"Kami sudah mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka. Kami harus mewaspadai kiper, power tembakan, dan transisi mereka," ucap Citra menambahkan.
Di satu sisi, tim pelatih menyadari bahwa Tiongkok tak akan bisa mudah dilawan karena mereka akan tampil di hadapan masyarakat sendiri. Namun, Citra yakin Insyafadya Salsabillah tak akan gentar dengan dukungan publik Tiongkok di Hohhot Sports Centre, Hohhot Tiongkok pada Selasa (13/5) sore pukul 16.00 WIB.
"Ya sejauh ini lapangan selalu penuh ketika tuan rumah main. Tapi itu enggak masalah buat kami karena bahasanya juga beda kan, harusnya anak-anak enggak terintimidasi. Kami sudah siap melawan Tiongkok meski mereka bermain dikandang mereka sendiri," tegas Citra.
Kemenangan memang wajib diraih oleh Timnas Futsal Putri Indonesia bila ingin menjaga mimpi lolos ke Piala Dunia Futsal Wanita 2025. Sebab, tim yang berhak bertanding di kejuaraan futsal bergengsi di dunia tersebut adalah tiga terbaik dari Piala Asia Futsal Wanita 2025.
Artinya, Timnas Futsal Putri Indonesia harus mengalahkan Tiongkok untuk melaju ke semifinal. Setelah itu, Garuda Pertiwi hanya perlu menang sekali lagi, baik di empat besar maupun dalam duel perebutan peringkat ketiga.
"Ya kami percaya diri, Insyaallah ada jalannya untuk ke Piala Dunia," pungkas Citra Adisti.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
