
‎Pemain Dewa United Egy Maulana Vikri. (Liga Indonesia Baru)
JawaPos.com–Liga 1 musim ini turut menampilkan persaingan sengit antar individu dalam aspek mencetak gol dan memberikan assist terbanyak. Pemain dengan kombinasi dua kemampuan itu mengindikasikan bahwa mereka adalah sosok spesial dalam tim.
Sayangnya, tidak banyak pemain lokal yang memiliki kapasitas tersebut. Mengutip laman Liga Indonesia Baru, dari lima pemain kolektor gol dan assist, hanya satu yang berstatus pemain lokal, yaitu Egy Maulana Vikri.
Sedangkan tiga pemain lainnya merupakan legiun asing dan dua di antaranya pemain asal Brasil.
1. Alex Martins – 28 Kontribusi (23 Gol, 5 Assist)
Musim ini bisa dikatakan sebagai musim terbaik bagi Alex Martins. Bagaimana tidak, sejauh ini ia sudah menyumbang 23 gol dan lima assist. Dia memimpin daftar pencetak gol terbanyak musim ini. Berkat ketajaman dan kemampuan assist, dia turut membantu Dewa United bersaing di papan atas klasemen dan sementara ini bertengger di peringkat dua.
2. Tyronne del Pino – 22 Kontribusi (16 Gol, 6 Assist)
Tyronne del Pino bisa dibilang sebagai gelandang tersubur di Liga 1 musim ini. Legiun asing asal Spanyol ini telah mencetak 16 gol dan mencatatkan enam assist. DiIa menjadi salah satu pemain kunci Persib Bandung dan berperan besar membawa Maung Bandung mempertahankan gelar juara Liga 1 pada musim ini.
3. Egy Maulana Vikri – 19 Kontribusi (12 Gol, 7 Assist)
Egy Maulana Vikri menjadi satu-satunya pemain lokal yang sukses menembus jajaran top skor. Dengan 12 gol dan tujuh assist, Egy bisa dikatakan sebagai top skor lokal musim ini. Egy yang mengandalkan skill mumpuni, visi bermain cemerlang, dan kemampuan finishing, sukses membawa Dewa United bertengger di peringkat dua klasemen sementara.
4. Gustavo Tocantins – 18 Kontribusi (14 Gol, 4 Assist)
Gustavo Tocantins merupakan salah satu pemain serba bisa di Liga 1. Pemain asal Brasil itu telah menyumbang 14 gol dan mencatatkan empat assist untuk PSS Sleman.
Dia memiliki kecepatan dan kemampuan dribel merepotkan lawan. Meski begitu, dia kini sedang berupaya untuk menyelamatkan PSS Sleman selamat dari jurang degradasi.
Dari statistik, pemain lokal masih kesulitan bersaing menjadi top skor dan top assist. Mereka harus banyak belajar dari para pemain asing.
Khusus bagi Egy, pencapaian tersebut bisa menjadi modal penting agar bisa mendapat tempat utama di Timnas Indonesia. Terutama untuk agenda terdekat yaitu menghadapi Tiongkok dan Jepang pada Juni dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran Ketiga Zona Asia.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
