Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 15.00 WIB

Misi Penyelamatan Dimulai! Bos Klub Sekaligus Exco PSSI Turun Tangan 'Bantu' PS Barito Putera dari Ancaman Degradasi

Exco PSSI sekaligus CEO PS Barito Putera menghampiri latihan tim untuk memberikan motivasi dan semangat agar lolos dari jerat degradasi. (Dok: Instagram Barito Putera)

JawaPos.com - Nasib PS Barito Putera tengah berada di pinggir jurang karena terancam turun kasta ke Liga 2 musim depan. CEO klub yang juga Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasnuryadi Sulaiman pun turun tangan membantu timnya dengan memberikan motivasi.

PS Barito Putera jadi satu dari lima tim yang terancam terdegradasi, menyusul PSIS Semarang. Klub asal Kalimantan Selatan itu kini berada di zona merah, tepatnya di urutan ke-16 dengan 31 poin.

Tim berjuluk Laskar Antasari itu terpaut satu angka dari Semen Padang FC, yang menempati satu tingkat di atasnya dan juga berada di luar zona degradasi. Situasi makin genting karena dari tujuh laga terakhir, Barito belum pernah meraih kemenangan. 

Tapi secara matematis peluang PS Barito Putera lolos dari jerat degradasi masih terbuka. Mereka punya dua laga sisa, yang sangat krusial dan dapat menentukan nasibnya sendiri. Yakni melawan PSM Makassar pada Sabtu (17/5) di kandang, lalu tandang menghadapi PSIS Semarang pada Sabtu (24/5).

Sadar timnya tak baik-baik saja, CEO klub Hasnuryadi Sulaiman turun tangan. Dia menghampiri tim yang sedang berlatih untuk memberikan motivasi keras kepada pemain dan jajaran pelatih.

“Tinggal dua pertandingan lagi. Ayo tunjukkan kalau memang kita bisa dua kali menang, bukan cuma amin tapi kita harus fight, harus berjuang. Kalo kamu hanya berdoa tidak berjuang percuma. Kalau kamu tidak konsen percuma,” tutur Hasnuryadi dalam laman resmi PT Liga Indonesia Baru.

Pria yang juga Exco PSSI bidang futsal itu menegaskan agar pelatih hanya menurunkan pemain yang siap tempur, bukan yang hanya mengandalkan nama besar. Menurutnya, dua laga pamungkas bukan sekadar laga biasa tapi soal pembuktian dan pertarungan terakhir untuk bertahan.

“Coach saya minta pasang yang mau fight saja. Konsentrasi, tidak main-main bola kesana-kemari. Ayo kapan lagi sudah 32 pertandingan masa kayak gini terus,” katanya.

“Dan bermimpilah tentang hal itu, lakukanlah, lakukanlah yang terbaik. Jadi buktikanlah dan katakan kepada saudaraku. Kita adalah keluarga bersama. Ayolah, mari kita berjuang bersama, ini adalah perang," pungkas Hasnuryadi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore