
Mariano Peralta, pemain Borneo FC. (Instagram Mariano)
JawaPos.com–Laga panas akan tersaji di pekan ke-33 Liga 1 Indonesia 2024/2025 saat Borneo FC menjamu Persebaya Surabaya. Pertandingan di Stadion Segiri, Samarinda, ini dijadwalkan berlangsung Minggu (18/5) pukul 19.00 WIB dan tayang langsung di Indosiar serta Vidio.
Kedua tim sedang menjaga asa untuk lolos ke kompetisi Asia musim depan. Persaingan memperebutkan posisi runner-up Liga 1 menjadi kunci karena akan menentukan tiket ke AFC Challenge League 2025-2026.
Borneo dan Persebaya Surabaya berada di papan atas klasemen namun masih tertinggal dari Dewa United dan Malut United. Saat ini Dewa mengoleksi 57 poin, Malut 56, Persebaya Surabaya 55, dan Borneo 52 poin.
Artinya, laga ini menjadi krusial sebagai peluang terakhir bagi Borneo dan Persebaya Surabaya untuk mengejar posisi dua besar. Jika Dewa menang melawan Persis Solo sehari sebelumnya, Borneo dan Malut otomatis kehilangan peluang.
Borneo sadar peluang mereka untuk finis di posisi runner-up sangat tipis. Fokus utama mereka kini adalah menjaga posisi empat besar demi peluang tampil di ASEAN Club Championship jika jadi digelar.
Pelatih Borneo Joaquin Gomez menyebut timnya sedang dalam momen positif dengan catatan enam laga tak terkalahkan. Mereka meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang dalam periode tersebut.
Pesut Etam bahkan sempat menumbangkan Dewa United 1-0 dan menahan imbang Persib Bandung 2-2. Modal tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri jelang duel kontra Persebaya Surabaya.
Sebaliknya, Persebaya Surabaya masih bisa menentukan nasib mereka sendiri untuk finis di posisi dua besar. Tapi konsistensi permainan mereka belakangan jadi masalah besar.
Meski tidak pernah kalah dalam delapan pertandingan terakhir, Green Force hanya menang tiga kali dan lima sisanya berakhir imbang. Hasil itu membuat mereka gagal memanfaatkan momen saat Dewa United sempat tergelincir.
Kemenangan atas Borneo menjadi syarat wajib jika ingin tetap bersaing di posisi runner-up. Kekalahan atau hasil imbang akan membuat mimpi ke Asia pupus di akhir musim.
Sayangnya, Persebaya Surabaya akan tampil tanpa pelatih kepala Paul Munster yang absen karena sanksi kartu merah. Tugas sebagai pelatih sementara akan diemban legenda klub, Uston Nawawi.
Namun Persebaya Surabaya mendapat kabar baik dari kembalinya Slavko Damjanovic yang telah selesai menjalani hukuman kartu merah. Kehadiran Damjanovic bisa menjadi penguat lini belakang Green Force yang kerap lengah.
Sementara Borneo harus kehilangan dua pilar penting, yakni Alfharezzi Buffon karena kartu merah dan Terens Puhiri akibat akumulasi kartu kuning. Meski begitu, mereka masih mengandalkan Matheus Pato dan Mariano Peralta yang musim ini tampil produktif.
Peralta jadi motor serangan Borneo dengan sembilan gol dan 12 assist sejauh ini. Duetnya bersama Pato akan menjadi ancaman besar bagi pertahanan Persebaya Surabaya.
Berdasar catatan pertemuan, Borneo unggul tipis dari Persebaya Surabaya dengan lima kemenangan dari 11 laga terakhir. Persebaya Surabaya menang empat kali dan dua sisanya berakhir imbang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022